panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 Februari 2013 | 17:53 wib
1.678 RTS Tidak Lagi Terima Raskin

 

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Jumlah rumah tangga sasaran (RTS) penerima manfaat beras untuk keluarga miskin (raskin) Kota Pekalongan di 2013 berkurang lagi sebanyak 1.678 RTS atau 16,9 persen dari penerima raskin periode sebelumnya, sebanyak 9.939 RTS. Sehingga, penerima raskin pada tahun ini tinggal 8.261 RTS.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setda Kota Pekalongan, Setyo Susilo menyampaikan hal tersebut pada Evaluasi Program Raskin 2012 dan Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Raskin 2013 Kota Pekalongan di ruang Amarta Setda, Rabu (13/2).

Menurut dia, berkurangnya RTS penerima manfaat raskin tersebut berdasarkan basis data terpadu hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011 Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikelola Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

"Berdasarkan basis data tersebut, penerima raskin Kota Pekalongan tahun ini sebanyak 8.261 RTS-PM (penerima manfaat) dengan pagu 1.487 ton. Harga tebus raskin Rp 1.600 per kilogram di titik distribusi," jelasnya.

Pagu raskin tersebut didistribusikan kepada kelurahan sesuai kuantum yang telah ditetapkan, yakni sebanyak 15 kilogram/RTS/bulan dengan durasi 12 bulan.

Dijelaskan dia, berkurangnya penerima raskin tersebut disebabkan karena beberapa hal. Antara lain RTS penerima raskin pada periode sebelumnya meninggal dunia. Selain itu, RTS sudah tidak layak menerima raskin sesuai kriteria BPS, atau RTS pindah rumah.

"RTS yang meninggal dunia dapat diganti dengan anggota RTS tersebut. Sementara bagi RTS yang sudah tidak layak menerima raskin ataupun RTS yang sudah pindah, bisa diganti RTS yang dinilai layak sesuai kriteria BPS dan dapat didaftarkan sebagai RTS, tetapi tidak menambah pagu raskin yang dimaksud," paparnya.

Pada periode Januari hingga Mei 2012, penerima raskin Kota Pekalongan sebanyak 22.639 RTS. Namun pada periode Juni hingga Desember 2012, jumlah penerima raskin Kota Pekalongan turun drastis, mencapai 56 persen atau tinggal 9.939 RTS.

Wali Kota M Basyir Ahmad mengimbau kepada lurah agar berani melaksanakan program raskin sesuai aturan yang ada. Yakni membagikan raskin sebanyak 15 kilogram/RTS/ bulan, dan tidak dibagikan secara merata kepada warga.

"Raskin jangan dibagi rata. Karena sudah jelas penerimanya by name by address. Hak orang miskin harus diberikan. Kalau ada warga yang tidak miskin tetapi menerima raskin, lurah harus mengingatkan," tegasnya.

( Isnawati / CN15 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 3922
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 4259
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 4110
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 5266
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 3928
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:15 wib
05 September 2014 | 23:45 wib
05 September 2014 | 23:30 wib
05 September 2014 | 23:00 wib
FOOTER