panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
29 Januari 2013 | 17:30 wib
Congkestra Unnes Masuk Rekor Dunia

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pembukaan Dies Natalis Universitas Negeri Semarang (Unnes) ke-48 dilakukan dengan cara meriah, Selasa (29/1), di kampus Sekaran Gunungpati. Salah satu yang menggebrak yakni Keroncong Orkestra (Congkestra) dari Jurusan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes mencatatkan rekor dunia di Museum Rekor Indonesia (Muri).

Tetap konsisten menjunjung visi misi sebagai kampus konservasi, Unnes merancang segala kegiatan dies natalis yang diselenggarakan FBS bernuansa seni. Artinya pada peringatan dirgahayu kampus tersebut hingga puncak acara atraksi seni dan budaya harus dikuatkan.

"Dengan tema 'Konservasi Peduli' nuansa seni dan budaya harus dikuatkan dalam setiap tontonan serta atraksi dies natalis kali ini. Dan kata peduli terkandung dari kebermaknaan kita yang tidak dapat lepas dari keberadaan yang lain. Maka marilah bergerak yang sama pada Unnes Konservasi dengan menghargai budaya bangsa dan sikap peduli untuk berkomitmen menyediakan 20% bangku kuliah bagi mahasiswa miskin," ungkap Rektor Unnes Prof Sudijono Sastroatmodjo, pada pembukaan dies natalis di lapangan bola Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).

Atraksi seni budaya pun sudah mewarnai acara pembukaan dies natalis, yakni diawali dengan senam konservasi yang diiringi oleh musik gamelan. Senam tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika Unnes bersama Gubernur Jateng Bibit Waluyo beserta jajaran pimpinan yang hadir.

Kemudian, atraksi Jathilan juga ditampilkan, diikuti dengan teatrikal Nyi Roro Kidul yang berselendang delapan warna melambangkan delapan fakultas di Unnes. Setelah itu, budaya jalan kaki di Unnes juga ditunjukkan dengan arak-arakan budaya yang dipimpin Rektor Unnes dan Gubernur Jateng dari lapangan bola FIK hingga auditorium untuk menyaksikan Congkestra.

Puncak pembukaan dies natalis pun menampilkan kemahiran 348 mahasiswa Sendratasik FBS Unnes pada pertunjukkan Congkestra dan 48 penari Gambang Semarang. Tiga lagu membuka seperti keroncong "Tanah Airku" ciptaan Kelly Puspita, langgam "Unnes Konservasi" ciptaan Abdul Rachman, dan lagu "Gambang Semarang" ciptaan Oey Yok Siang.

Berkat mengembangkan kebudayaan Indonesia itu Muri yang diwakili Manager Sri Widayati menyerahkan penghargaan tersebut kepada Rektor Unnes, Prof Sudijono Sastroatmodjo.

Sementara itu, Gubernur Jateng Bibit Waluyo menyampaikan, Unnes harus mampu menjadi pemandu sebagai pencipta konservasi. Sebab, dengan suasana seperti itu mahasiswa akan belajar dengan tenang.

"Dengan suasana yang tercipta seperti diharapkan dapat terlahir pemimpin 'pinter, bener, lan kober' untuk kedepannya. Selain itu, Unnes diharapkan dapat maju terus dengan universitas konservasinya dan sarat prestasi ini," tuturnya.

( Anggun Puspita / CN15 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 26486
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 28186
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 27895
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 31406
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 27126
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER