panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
17 Januari 2013 | 17:34 wib
Alamak! Demi Aji Pengasihan Tega Cabuli Siswi SMA

KLATEN, suaramerdeka.com - Praktik perdukunan yang dilakukan Joko Sulistyo (48) warga Dusun Mundu, Desa Brangkal, Kecamatan Wedi, Kamis (17/1) berakhir. Seorang dukun dengan puluhan pasien dan murid itu harus mendekam dibui setelah ditangkap Sat Reskrim Polres Klaten karena perbuatan bejatnya pada Bunga (16) seorang siswi SMA di Kecamatan Bayat.

Kapolres Klaten, AKBP Y Ragil Heru Susteyo menjelaskan, penangkapan tersangka bermula dari laporan keluarga korban awal Januari lalu. Keluarga melaporkan jika anaknya menjadi korban pencabulan yang dilakukan pelaku. Aksi tak senonoh itu menurut pengakuan keluarga dilakukan sekitar 21 Desember 2012.

"Mendapati laporan tersebut, jajaran Polres langsung bergerak menyelidiki dan menangkap pelaku sebelum kabur,'' jelas Kapolres, Kamis (17/1). Setelah tertangkap, tersangka dibawa ke Mapolres untuk diperiksa intensif. Dari hasil pemeriksaan, lanjut Kapolres, korbannya baru satu orang. Namun jajarannya masih terus mendalami kemungkinan ada korban lainnya.

Aji Pengasihan
Polisi sudah mengamankan beberapa barang bukti untuk proses hukum lanjutan dan tersangka ditahan di sel untuk pemberkasan. Modus pelaku dalam aksinya adalah dengan mengiming-imingi korban dengan ilmu pengasihan agar mampu memikat lawan jenis.

Korban kemudian diminta membeli perlengkapan ritual sebelum dicabuli. Antara korban dan pelaku sudah kenal lama dan korban sudah tiga kali datang ke rumah pelaku. Di rumah tersangka itulah perbuatan tak senonoh dilakukan. Dalam kasus itu, tersangka dijerat UU Perlindungan Anak 23/ 2002 pasal 81. Ancaman hukumannya minimal tiga tahun dan maksimal bisa 16 tahun penjara.

Joko saat ditanya mengakui perbuatannya. Sejak lama dia memang membuka praktik orang pintar di rumahnya. Bahkan banyak pasien dan muridnya yang datang dari berbagai daerah. ''Namun yang saya begitukan hanya satu. Tidak ada lainnya,'' ungkapnya.

Dia mengaku kapok meski sudah berbuat bejat berkali-kali dan perbuatan itu dilakukan tiba-tiba setelah melihat korban.

( Achmad Hussain / CN15 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 3755
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 4068
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 3917
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 5050
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 3740
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:15 wib
05 September 2014 | 23:45 wib
05 September 2014 | 23:30 wib
05 September 2014 | 23:56 wib
FOOTER