panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Januari 2013 | 10:03 wib
Longsor, Jalur Magelang-Boyolali Putus 3,5 Jam

MAGELANG, suaramerdeka.com - Jalan Sosebo (Solo-Selo-Borobudur) tertutup longsor di ruas Dusun Gintungan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Akibatnya, jalan penghubung Magelang-Boyolali sempat terputus selama 3,5 jam. Berdasarkan informasi dari lapangan, longsor terjadi Selasa sore sekitar pukul 18.30 WIB dengan ketebalan 1,5 meter dan panjang 10 meter.

"Jalan tertutup tanah sehingga lalu lintas putus. Warga dan relawan kemudian bekerja bakti membersihkan material longsor," ungkap Budi Dengkek, relawan Guruh Merapi.

Menurut Budi jalan baru bisa dibuka sekitar pukul 23.00 WIB meski baru sebagian saja. Warga dan relawan kemudian melanjutkan kerja bakti pada Rabu pagi untuk membersihkan material yang tersisa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan BencanaDaerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Joko Sudibyo menambahkan pihaknya akan mengirim alat berat untuk mempercepat pembukaan akses jalan. Hal ini karena ruas jalan tersebut sangat vital untuk lalu lintas Magelang-Boyolali.

Lokasi longsor ini berjarak sekitar 1,5 km dari lokasi wisata Ketep Pass dan berada di ruas jalan menuju Boyolali. DIkhawatirkan hal ini akan mengganggu lalu lintas pengunjung wisata alam yang dikunjungi ribuan wisatawan setiap akhir pekan tersebut.

Dari pantauan di lapangan para pengguna jalan harus berjalan pelan-pelan untuk bisa lewat. Mereka harus antre satu per satu karena belum semua material disingkirkan. Tanah terlihat berceceran di atas aspal sehingga membuat jalan menjadi licin. Jika tidak hati-hati pengendara bisa terpeleset.

"Begitu ada laporan longsor, BPBD bersama Tim SAR dan relawan langsung turun ke lokasi. Prioritas kami adalah membuka akses jalan agar warga bisa lewat. Hari ini kami lanjutkan lagi dengan menggunakan alat berat agar cepat selesai," kata Joko.

BPBD meminta para pengendara yang melewati ruas tersebut untuk berhati-hati mengingat longsor susulan masih mungkin terjadi. Pasalnya, ruas tersebut memiliki tebing-tebing tinggi yang curam. Selain jenis tanah di ruas tersebut juga menyimpan air sehingga mudah longsor.

( MH Habib Shaleh / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 11315
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 11968
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 11769
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 14017
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 11384
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER