panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
28 Desember 2012 | 22:19 wib
BPKP Jateng Kirimkan Audit Bansos ke Pusat

SEMARANG, suaramerdeka.com - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Jateng mengirimkanhasil audit investigasi dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) Pemprov Jateng tahun 2011 ke BPKP pusat di Jakarta. Menurut Kabid Investigasi BPKP Jateng Samono, BPKP pusatlah yang berwenang memberikan hasil audit itu ke pemohon.

Dalam hal ini, permohonan audit kasus bansos adalah penyidik Kejati Jateng. "Kami sudah kirimkan laporan hasil audit investigasi ke pusat. Kesimpulan tentang kerugian negara sudah termasuk dalam laporan tersebut. Kami bisa menyusun kesimpulan dengan terjun langsung ke lapangan. BPKP pusat yang berwenang mengirimkannya ke penyidik," ujar Samono, Jumat (28/12).

Dikatakan Samono, proses selanjutnya setelah penyerahan audit adalah kewenangan penyidik Kejati Jateng. Sejak status kasus itu ditingkatkan ke tahap penyidikan Juli 2012, pengusutan dugaan korupsi bansos belum memunculkan tersangka.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jateng Eko Suwarni mengatakan, pihaknya belum melakukan gelar perkara internal untuk kasus tersebut."Belum ada ekspose untuk penetapan tersangka. Soal laporan hasil audit, saya belum tahu apakah sudah diterima penyidik atau belum," kata Eko.

Sebelumnya, penyidik Kejati Jateng berdalih menunggu laopran audit investigasi lebih dulu, baru kemudian menetapkan tersangka kasus tersebut. Fokus Kejati dalam penyidikan ini adalah pada dugaan penyimpangan dana bansos kemasyarakatan. Tercatat lebih dari 4 ribu proposal yang masuk dan disetujui untuk mendapatkan dana bansos dari Pemprov Jateng tahun 2011.

Penyidik menemukan kejanggalan dalam penerimaan dana. Satu lembaga yang mengajukan proposal bisa 11 kali menerima dana. Bahkan nama satu orang bisa tercantum dalam 10 lembaga penerima. Sebanyak 149 lembaga penerima yang diusut penyidik hanya dimiliki 15 orang. BPKP Jateng sendiri tidak melakukan audit pada 4.000 lebih proposal yang disetujui untuk mendapatkan dana bansos.

( Eka Handriana / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 12901
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 13645
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 13420
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 15789
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 12987
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER