
BEIJING, suaramerdeka.com - Ada-ada saja cara pemerintah Cina untuk menekan pemborosan dan mengatasi permasalahan korupsi di negaranya. Baru-baru ini pemerintah Cina menerbitkan aturan baru yang melarang adanya perjamuan yang didanai negara bagi pejabat militer Cina.
Pemerintah Cina menilai hal tersebut merupakan sebuah pemborosan, dan rawan korupsi. Kantor berita Xinhua mengatakan, resepsi untuk perwira tinggi tidak akan lagi menampilkan jamuan makan mewah atau alkohol.
Peraturan yang disahkan pada tanggal 4 Desember itu juga berlaku pejabat sipil di Beijing. Komite Sentral Partai Komunis, yang meliputi personil sipil dan militer, menerapkan delapan cara bagi para pejabat yang diperlukan untuk mengubah praktik kerja mereka.
Pejabat juga tidak lagi diperbolehkan untuk tinggal di hotel mewah selama tur inspeksi dan kendaraan tidak diizinkan mendapatkan pengawalan berlebihan.
Sejalan dengan aturan tersebut, militer kini telah menghilangkan spanduk selamat datang, karpet merah, karangan bunga, dan souvenir.
Seacara terpisah, Xinhua mengatakan Kota Beijing menjadi otoritas lokal pertama yang menerapkan aturan untuk staf sipilnya. Pejabat Beijing terkait bisnis, sekarang akan disambut dengan Buffet sederhana, bukan perjamuan.
Sebelumnya Pemimpin baru Cina, Xi Jinping berulang kali memperingatkan adanya protes jika korupsi dan hak istimewa yang dinikmati Partai Komunis tidak ditangani.
( RED / CN37 )