panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
20 Desember 2012 | 21:25 wib
Pemetaan Tol Semarang-Solo Sesi III Dimulai
image

KEPRAS BUKIT: Sejumlah pekerja PT Adhi Karya tengah melakukan pengeprasan bukit PTPN IX untuk menggarap proyek tol Semarang Solo STA 18+400, Kamis (20/12). (suaramerdeka.com / Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Panitia Pembebasan Tanah (P2T) Kabupaten Semarang mulai memetakan lahan untuk pembangunan proyek jalan tol Semarang-Solo, Sesi III Bawen-Kaliwungu. Wakil Ketua P2T Kabupaten Semarang, Bahrudin menyebutkan, dalam enam bulan ke depan diharapkan proses pembebasan lahan sudah selesai.

"Sosialisasi pembebasan lahan mulai dilakukan di 15 desa/kelurahan di enam kecamatan di Kabupaten Semarang. Meliputi Kecamatan Tuntang, Pabelan, Tengaran, Suruh, Susukan, dan Kecamatan Kaliwungu," katanya, Kamis (20/12).

Dijelaskan, pembangunan jalan tol sesi III Bawen-Kaliwungu sepanjang lebih kurang 30 kilometer tersebut juga akan menggunakan sejumlah lahan tanah bengkok milik Pemkab Semarang. Sesuai ketentuan yang ada, pembebasan tanah bengkok harus dilakukan dengan mekanisme tukar guling.

"Harapan kami, Maret 2013 tim appraisal sudah menentukan nilai ganti rugi lahan. Terkait penggunaan lahan tanah bengkok, sesuai ketentuan tetap akan mengacu pada ketentuan appraisal," jelasnya.

Dihubungi terpisah, Direktur Teknik dan Operasi, PT Trans Marga Jateng (TMJ), Ari Nugroho menerangkan, ke depan nantinya ada tiga penggalan untuk ruas tol Bawen-Solo. Yakni penggalan Bawen-Salatiga, Salatiga-Boyolali, dan Boyolali-Kartasura. "Saat ini ada tiga Tim Pengadaan Tanah (TPT) dan P2T di masing-masing kabupaten/kota yang serentak memproses pembebasan lahan," katanya.

Sementara untuk pengerjaan sesi II Ungaran-Bawen terus dilakukan. Dalam hal ini menurut Ari Nugroho pembangunan fisik lebih diprioritaskan, menyusul ditargetkan bisa selesai pada pertengahan 2013 nanti.

"Setidaknya pembangunan di wilayah Lemah Ireng, Bawen mundur tujuh bulan karena terkendala pembebasan lahan. Terlepas dari itu, kami akan berusaha mengejar proses pembangunan dengan meningkatkan jumlah produksi agar selesai sesuai target," ungkapnya.

( Ranin Agung / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 24598
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 26246
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 25923
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 29295
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 25214
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER