panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 Desember 2012 | 23:35 wib
Hari Pertama Penerapan Satu Lajur
Lalu Lintas Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa Tersendat
image

TERSENDAT: Sejumlah kendaraan harus bergantian melalui Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa karena lebar jalan yang tidak sama, Kamis (6/112) pagi. (suaramerdeka.com / Ranin Agung)

AMBARAWA, suaramerdeka.com - Hari pertama penerapan satu lajur di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa untuk dua arah jurusan baik Semarang-Magelang atau sebaliknya, Kamis (6/12) justru mengakibatkan arus lalu lintas tersendat dan berujung pada kemacetan panjang.

Pemberlakukan tersebut ditempuh Pemkab Semarang sebagai alternatif sementara sembari menunggu izin penggunaan lahan eks-CPM dari Kodam IV/Diponegoro turun. Kapolres Semarang, AKBP IB Putra Narendra melalui Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Gusman Fitra mengatakan, kemacetan tersebut terjadi karena mayoritas kendaraan berat juga ikut masuk ke Jalan Jenderal Sudirman bukan melalui Jalan Lingkar Ambarawa (JLA).

"Yang ada justru terjadi kemacetan. Diantaranya disebabkan karena ada kendaraan besar yang ikut masuk ke jalan yang sama, serta aktivitas pedagang pasar pagi yang menggunakan sebagian bahu jalan," kata Kasat Lantas.

Pihaknya menyatakan, sebenarnya bila dilihat dari kapasitas dan kondisi lebar jalan, pemberlakuan sistem tersebut kurang maksimal. Namun karena sifatnya sementara maka langkah ini tetap ditempuh guna menepati permintaan elemen masyarakat Ambarawa yang terdiri dari pedagang serabi Ngampin dan awak angkutan kota (angkot) jurusan Ambarawa-Jambu-Bandungan.

"Jika dilihat memang tidak layak, terlepas dari itu kami bersama Dishubkominfo akan melakukan evaluasi untuk mencari solusi terbaik," tegasnya.

Ditemui terpisah, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Semarang The Hok Hiong menyarankan, untuk mengantisipasi penumpukan arus, petugas tidak ada salahnya pengalihan arus kendaraan berat dan ke JLA.

"Bila kendaraan berat masih lewat ya sama saja tidak mengurai masalah. Namun bila sudah dialihkan ke JLA dan tidak bisa bergerak, mungkin alternatif terakhir bisa diberlakukan Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa hanya dilalui angkot saja. Kendaraan pribadi dan kendaraan berat sementara semua dialihkan ke JLA," ujar The Hok.

( Ranin Agung / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 26016
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 27700
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 27410
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 30887
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 26645
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER