
MOJOKERTO, suaramerdeka.com - Ellen Carolina (24), seorang gadis yang bekerja sebagai sales di satu dealer mobil di Kota Surabaya ditemukan tewas di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jumat (30/11). Ellen diduga menjadi korban pembunuhan.
Mayat Ellen yang ketika ditemukan berseragam Asco Daihatsu itu tergeletak di jalan paving di Dusun Slepi, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Wajah dan perut mayat perempuan tersebut lebam serta kelihatannya ada bekas cekikan pada leher.
Abdul Hadi, saksi mata, mengutarakan, saat itu akan pergi ke sawah untuk mencari rumput. Tak disangka dia dikejutkan adanya mayat perempuan yang ada di jalan paving dekat Padepokan Cahaya Putra (PCP). "Posisi miring dengan kaki terikat tali rafia," katanya.
Tak berselang lama pascapenemuan mayat itu, polisi langsung ke TKP setelah memperoleh laporan warga. Identitas korban diketahui dari seragam yang dipakai korban. Apalagi, kabarnya, sehari sebelumnya korban diduga hilang. Di bagian tubuh korban ada beberapa luka yang terdapat di bagian wajah dengan kondisi berdarah, lebam dan kaki terikat.
Untuk keperluan penyelidikan, jenazah korban langsung dibawa kamar jenazah RSUD Prof Dr Soekandar. Korban yang bekerja di dealer perusahaan mobil itu dikenal sebagai karyawan dengan kinerja terbaik. Ellen juga menjadi mahasiswa di Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya.
Fani, teman satu kampus korban, menyatakan, Ellen masih kuliah di Fakultas Ekonomi UWK. "Kini duduk di semester VII. Saya ketemu dia satu minggu lalu di kampus, tapi kata teman-teman tadi malam dia masih terlihat kuliah," katanya, Jumat (30/11).
Kapolsek Trawas, AKP Sukarni menyatakan bahwa mayat Ellen ditemukan di jalan gang, 200 meter dari Hotel Padepokan Cahaya Putra (PCP) di Dusun Slepi, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Mojokerto. "Dari hasil olah TKP sementara ditemukan luka di bagian muka dan perut lebam," ungkapnya.
Mengenai motif pembunuhan ini, otoritas Kepolisian belum mengetahui dan masih bekerja keras mengungkap motif dan pelaku pembunuhan ini, dengan meminta keterangan keluarga dan rekan korban. Di samping itu, barang bukti yang ada di TKP diamankan guna kepentingan penyidikan.
( Ainur Rohim / CN26 / JBSM )