
BANDUNG, suaramerdeka.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat menggelar pelatihan bagi biro perjalanan wisata di provinsi ini untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan pelayanan, guna mendukung peningkatan kunjungan wisata. Kegiatan yang diikuti 30 biro perjalanan yang selama ini menyelenggarakan paket wisata itu, digelar di Kota Depok, 21-23 November.
"Persaingan atau kompetisi antardestinasi pariwisata nasional maupun internasional cukup ketat, dan karena itu kita dituntut punya langkah dan strategi yang tepat serta akurat dalam pengembangan dan pemanfaatan produk pariwisata Jawa Barat," kata Kepala Disbudpar Jabar H Nunung Sobari di Bandung, Rabu (21/11).
Nunung menambahkan pelatihan biro perjalanan ini sebagai ujung tombak dalam menginformasikan segala sesuatu yang berhubungan dengan perjalanan wisata serta menyediakan jasa bagi pemenuhan kebutuhan wisatawan dalam penyelenggaraan pariwisata.
Asosiasi Perjalanan Wisata (ASITA) Jawa Barat sebagai mitra pemerintah, yang mewadahi biro perjalanan wisata di Jawa Barat, bertekad akan maju bersama atau bersinergi dan membantu untuk meningkatkan peran usaha jasa perjalanan pariwisata di bidang penyelenggaraan kepariwisataan.
"Pembinaan ini difokuskan kepada tugas pokok dan fungsi utama Biro Perjalanan Wisata (BPW) sebagai perencana, pemasar dan penjual sekaligus pelayanan dan penyelenggara paket wisata khususnya dalam mendatangkan wisatawan mancanegara dan meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara destinasi pariwisata Jawa Barat," kata Nunung.
Sementara itu, Kepala Balai Pengembangan Kemitraaan, Pelatihan Tenaga Kepariwisataan dan Kebudayaan Mochamad Kahfi menjelaskan tujuan diselenggarakan pembinaan biro perjalanan ini untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan di bidang pariwisata serta kebudayaan. Terciptanya SDM kreatif dan inovatif di bidang biro perjalanan wisata.
( Ant / CN26 )