panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
12 November 2012 | 20:33 wib
UKG Manual Dilaksanakan 20 November

JAKARTA, suaramerdeka.com - Uji Kompetensi Guru (UKG) manual atau offline akan dilaksanakan serentak di 50 kabupaten/kota, pada tanggal 20 November 2012. Hal itu untuk memberikan kesempatan bagi guru-guru di daerah yang belum terjangkau akses jaringan internet.

"Tanggal 20 November akan kita lakukan UKG di 50 kabupaten/kota dengan sistem manual. Itu untuk daerah yang memang belum siap jaringannya, dilakukan serentak selama satu atau dua hari," ungkap Kepada Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Unifah Rosyidi, saat dihubungi, Senin (12/11).

Hal tersebut dilakukan guna memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh guru, untuk dapat mengukur kemampuan dan kompetensi mereka masing-masing. Pasalnya, sambung dia, UKG sebagai pintu masuk untuk melakukan perbaikan kompetensi para guru.

"Semuanya sudah kita persiapkan secara matang, SOP-nya juga sudah ada. Jadi yang tidak terjangkau akan kita datangi untuk melakukan UKG secara offline. Kami tidak ingin ada guru yang merasa dirugikan," tegasnya.

Ia menjelaskan, data guru bersertifikat di seluruh Indonesia jumlahnya lebih dari satu juta lebih guru. Namun, yang terdaftar sebagai peserta UKG hanya sekitar 900 ribu guru. "Dari 900-an guru itu, saat ini tersisa kurang dari 100 ribu yang belum melakukan UKG. Mereka itu guru yang belum menyelesaikan UKG tahap kedua, dan mereka yang harus melakukan secara manual," terang Unifah.

Lebih lanjut dia menegaskan, pihaknya tidak pernah melakukan UKG gelombang ketiga. Akan tetapi, pihaknya hanya memberikan tambahan waktu bagi para guru yang belum menyelesaikan atau berhalangan hadir pada UKG gelombang kedua.

"Tidak ada UKG tahap ketiga, yang ada hanya pertambahan waktu UKG gelombang kedua. Karena memang ada guru yang tidak sempat karena sakit, naik haji, atau data yang belum clean," tuturnya.

Terkait dengan anggapan minimnya sosialisasi pelaksanaan UKG, menurut Unifah hal tersebut merupakan kewenangan dan tanggungjawab dari pemerintah daerah, dalam hal ini dinas pendidikan. "Sosialisasi itu merupakan kewenangan dinas. Karena pusat tidak bisa melakukan secara langsung," tegas Unifah.

( Satrio Wicaksono / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
31 Agustus 2014 | 17:44 wib
Dibaca: 97
31 Agustus 2014 | 17:31 wib
Dibaca: 98
31 Agustus 2014 | 17:18 wib
Dibaca: 130
31 Agustus 2014 | 17:05 wib
Dibaca: 220
31 Agustus 2014 | 16:51 wib
Dibaca: 273
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER