panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 November 2012 | 19:13 wib
Kasus Pencurian Pulsa
Lagi, Berkas VP Telkomsel Dikembalikan

JAKARTA, suaramerdeka.com - Jaksa peneliti Kejaksaan Agung mengembalikan tiga berkas perkara pencurian pulsa di antaranya berkas perkara dengan tersangka Vice President (VP) Digital Music and Content Management Telkomsel, Krisnawan Pribadi.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapus Penkum) Kejaksaan Agung, M Adi Toegarisman mengungkapkan, pihaknya telah mengembalikan tiga berkas perkara pencurian tersebut untuk kali ke enam. Pihaknya meminta penyidik Bareskrim Polri segera melengkapi berkas tersebut sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan.

Tiga berkas tersebut adalah berkas perkara tersangka Krisnawan Pribadi, Direktur Utama Colibri Network Nirmal Hiro Barwani dan Direktur Utama PT Media Play Windara May Haryanto. "Berkas mereka telah dikembalikan untuk ke-enam kalinya pada 9 Oktober yang lalu," ujar Adi di Kejaksaan Agung, Selasa (6/11).

Kendati demikian, Adi menolak merinci petunjuk yang telah diberikan ke penyidik Bareskrim Polri. Seperti diketahui, penyidik Direktorat II Ekonomi Khusus (Direksus) Bareskrim Polri menjerat tiga tersangka tersebut dengan Pasal 62 juncto (jo) Pasal 9 Undang-undang (UU) Nomor 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 28 jo Pasal 45 UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 362 dan Pasal 378 KUHP.

Krisnawan merupakan pejabat yang bertanggung jawab atas kerja sama antara Telkomsel dengan konten provider Telkomsel yang diduga telah mencuri pulsa masyarakat. Kasus ini merupakan tindak lanjut atas laporan sejumlah pelapor di antaranya Mochamad Feri Kuntoro ke Polda Metro Jaya pada 5 Oktober 2011.

Dia melaporkan pencurian pulsa yang dilakukan provider 9133 yang telah menyedot pulsanya. Dia merasa dirugikan Rp 60 ribu per bulan ketika pesan pendek konten dan dua nada sambung masuk ke nomor telepon genggamnya.

Kasus ini selanjutnya ditangani Bareskrim Polri mengingat banyaknya korban dan berskala nasional. Hasil penyidikan sementara diketahui, kerugian masyarakat dalam kasus ini lebih dari Rp 1 triliun.

( Nurokhman / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
25 Juli 2014 | 05:55 wib
Dibaca: 54
25 Juli 2014 | 05:43 wib
Dibaca: 82
25 Juli 2014 | 05:28 wib
Dibaca: 174
25 Juli 2014 | 05:10 wib
Dibaca: 185
25 Juli 2014 | 04:54 wib
Dibaca: 217
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER