panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
21 Oktober 2012 | 23:05 wib
Ribuan Dokter Peru Tunda Mogok Kerja


LIMA, suaramerdeka.com
- Ribuan dokter di ibu kota Lima, Peru, menunda mogok kerja, Sabtu (20/10). Mereka yang berdemo menuntut kenaikan gaji itu akhirnya memutuskan untuk kembali bertugas.

Minggu (21/10) ribuan dokter itu sepakat menunda mogok kerja yang telah membuat banyak orang telantar mendapatkan perawatan medis selama lebih dari sebulan.

Pemimpin serikat dokter, Cesar Palomino, mengatakan para dokter kembali bekerja sambil mempertimbangkan usulan pemerintah tentang kenaikan gaji itu.

Menurut keterangan dari media Peru, kembalinya para dokter bertugas diduga akibat ancaman pemerintah. Mereka diancam akan memotong gaji para dokter jika mereka melakukan mogok kerja.

Akibat aksi mogok para dokter tersebut, sekitar 1,5 juta perawatan medis terabaikan. Kondisi tersebut juga berdampak kepada sebagian besar masyarakat berpenghasilan rendah di Peru, yang tidak bisa mendapatkan perawatan kesehatan dari pihak swasta.

Namun, serikat pekerja tak mau kalah dengan pemerintah, dan menyalahkan kebijakan ekonomi yang dijalankan oleh Presiden Ollanta Humala yang menghalangi kenaikan upah. Padahal para dokter mengeluh bahwa gaji mereka tidak meningkat, meskipun pertumbuhan ekonomi meningkat pesat di Peru.

Selain mogok kerja dari para dokter, pemerintah Peru juga menghadapi aksi mogok para guru. Mereka menuntut gaji mereka didasarkan pada kinerja yang dilakukan.(ADO)

( BBC / CN33 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
31 Juli 2014 | 12:13 wib
Dibaca: 33
31 Juli 2014 | 11:57 wib
Dibaca: 109
31 Juli 2014 | 11:40 wib
Dibaca: 118
31 Juli 2014 | 11:25 wib
Dibaca: 80
31 Juli 2014 | 11:08 wib
Dibaca: 224
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER