panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
21 Oktober 2012 | 22:28 wib
KPK Selidiki Dugaan Korupsi di Blok Cepu dan Natuna


SOLO, suaramerdeka.com
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus adanya praktik korupsi dalam pengelolaan kekayaan alam di Blok Cepu dan Blok Natuna. Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas mengatakan, kini pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengusut dugaan korupsi alam di dua blok itu.

"Saat ini, kami sedang menyelidikinya. Jika nanti ada tindak pidana korupsi, kami akan memprosesnya," ujar Busyro di sela-sela kesibukannya di Solo kepada wartawan, Minggu (21/10).

Dugaan praktik korupsi di Blok Cepu, terindikasi dari pemberian kontrak pengelolaan kekayaan alam senilai 2,6 miliar barel minyak dan 14,91 triliun kaki kubik gas, ke sebuah perusahaan swasta (Humpuss Patra Gas).

Tindakan itu dinilai KPK merupakan suatu kejanggalan dan bentuk korupsi, kolusi, serta nepotisme. Sebab waktu itu, Pertamina telah melakukan persiapan eksplorasi dan eksploitasi. Adapun total pendapatan pengelolaan kekayaan alam di Blok Cepu ini bisa mencapai Rp1.600 triliun.

Kemudian dalam pengelolaan kekayaan alam di Blok Natuna oleh kontraktor asing (ExxonMobil), Busyro mengungkapkan, pihaknya mengendus ada praktik yang tidak beres. KPK menilai ada tindak pidana korupsi dalam pengelolaan kekayaan alam di salah satu wilayah satu sumber cadangan gas terbesar di dunia itu. 

Kontraktor asing yang menangani pengelolaan meraup seluruh hasil Blok Natuna, sedangkan pemerintah hanya menerima pendapatan pajak dari pengelolaan kekayaan alam dengan potensi 46 triliun kaki kubik gas itu.

( Muhammad Nurhafid / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 11896
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 12594
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 12392
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 14681
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 11977
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER