panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
30 September 2012 | 15:35 wib
Calhaj Mulai Bergerak ke Mekah
.

MADINAH, suaramerdeka.com - Sebanyak 15 kloter jamaah calon haji (calhaj) Indonesia, Minggu (30/9), diberangkatkan dari Madinah menuju Mekah. Rombongan bertolak ke Mekah menggunakan bus. Mereka adalah kelompok pertama calhaj asal Indonesia yang bergerak menuju Mekah, setelah sebelumnya berada di Madinah selama delapan hari untuk menjalankan shalat sunah arbain di Masjid Nabawi.

Selama di Mekah, mereka akan melaksanakan ibadah umrah sembari menunggu puncak haji, yaitu wukuf di Arafah pada 25 Oktober. "Total ada 15 kloter yang berangkat hari ini," kata Kepala Misi Haji Indonesia Daerah Kerja (Daker) Madinah, Ahmad Jauhari, saat melepas Kloter I/JKG 1 di halaman Hotel Dyar Al Salam Madinah, Minggu (30/9) pagi.

Ke-15 kloter tersebut terdiri atas jamaah yang berangkat dari Tanah Air pada 21 September dari berbagai embarkasi, antara lain Jakarta, Solo, Medan, dan Palembang.

Jauhari meminta para jamaah betul-betul menjaga stamina karena haji baru dilaksanakan 25 hari lagi. Jamaah diminta tidak memorsir tenaga untuk ibadah-ibadah yang sifatnya sunah. Di Mekah, para jamaah akan tinggal selama 27 hari, termasuk di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

"Jaga stamina dan kesehatan. Haji itu (wukuf) di Arafah, jadi konsentrasikan tenaga dan pikiran ke sana. Jangan karena mengejar ibadah sunah, ketika sampai masa haji justru kurang fit," tambahnya.

Dia juga menekankan agar para jamaah menjaga kekompakan, selalu bersama-sama ketika pergi dan pulang, serta meningkatkan rasa solidaritas. Situasi di Makah lebih rumit dibanding Madinah. Sebab, jumlah jamaah di sekitar Masjidil Haram jauh lebih banyak dibanding Masjid Nabawi.

Para calhaj harus saling memperhatikan, tidak boleh egois. Sebab ada kejadian di Madinah, seorang calhaj nenek-nenek ditinggalkan oleh rombongan dengan alasan gerakannya sudah lamban dan dinilai menghambat ibadah jamaah lain.

Jauhari berharap kejadian semacam itu tidak terulang di Mekah. Kemarin, tidak semua jamaah dari kloter yang tiba di Madinah pada 21 September ikut bertolak ke Mekah. Jamaah yang masih sakit dan dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) serta rumah sakit-rumah sakit Arab Saudi tidak ikut diberangkatkan. Mereka akan berangkat terpisah menggunakan ambulan setelah kondisinya dinyatakan sehat.

Sebanyak 15 kloter yang kemarin bergerak meninggalkan Madinah menuju Mekah berjumlah 6.063 jamaah dari kloter Medan 1, Palembang 1, Solo 1,2,3, Batam 1,2, Jakarta (Banten) 1, 2, Jakarta (DKI) 1, Surabaya 1, Lombok 1, Padang 1, Ujungpandang 1, dan Balikpapan 1.

( Gunarso / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
Index Berita
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 15222
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 16108
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 15875
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 18433
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 15357
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER