panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
23 September 2012 | 22:52 wib
Hutan Gunung Sindoro Terbakar Lagi
.


TEMANGGUNG, suaramerdeka.com -
Kebakaran hebat kembali melanda kawasan hutan di Gunung Sindoro yang masuk wilayah Kabupaten Temanggung, Minggu (23/9) petang.

Yusuf (26), warga Dusun Bebengan, Desa Wanutengah mengaku kali pertama melihat titik api sekitar pukul 17.30. Api terlihat di sisi selatan, dan terus membesar membentuk garis panjang ke arah bawah.

Administratur Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH), Kedu Utara, Iwan Setyawan mengatakan, lokasi kebakaran berada di petak 10b, Resor Pemangku Hutan (RPH) Kwadungan, atau tepatnya masuk Desa Pabringan. Kendati demikian dia belum bisa menyebutkan luasan lahan yang terbakar.

Hal senada dikatakan, Asisten Perhutani Bagian kesatuan pemangku hutan (BKPH) Temanggung Juni Junaedi. Dikatakan,  menjelang malan api terlihat semakin membesar dan terus membakar hutan lindung Gunung Sindoro.

"Petugas belum bisa memadamkan dengan pertimbangan keselamatan dan medan yang sulit dijangkau. Kami bersama masyarakat desa hutan, petugas, kepolisian dan TNI serta sejumlah elemen pencinta alam telah berkumpul di pos dusun Pabringan, yakni dusun terdekat dengan kebakaran," katanya.

Kendati demikian, untuk sementara mereka lebih banyak  memantau pergerakkan api, dan direncanakan baru akan naik untuk pemadaman esok hari, dengan pertimbangan keamanan.

Dikemukakan, belum diketahui penyebab kebakaran, perkiraan sementara adalah keteledoran manusia, seperti pembuatan arang atau pelemparan puntung rokok.

"Atau, bisa juga akibat pemadaman api yang tidak sempurna dari petak terdekat. Yaitu bara api merambat lewat bawah tanah pada batang yang terbakar di petak terdekat yang terbakar," imbuhnya.

Disampaikan, api terus membesar dan dapat dilihat dari bawah. Ini disebabkan angin berhempus cukup kencang. Sedangkan kawasan petak 10 yang sebagian besar merupakan alang ilalang kering sangat mudah terbakar.

Juni berharap, terjadi udara lembab di malam hari, atau ada perubahan arah angin sehingga api secara alamiah padam atau setidaknya tidak menjalalar.

Sementara pantauan Suaramerdeka.com dari kawasan Parakan, Ngadirejo, hingga pukul 22.45, api masih terlihat membara dari kawasan atas Sindoro.

( Raditia Yoni Ariya / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
Index Berita
03 September 2014 | 04:17 wib
Dibaca: 80
03 September 2014 | 04:04 wib
Dibaca: 143
03 September 2014 | 03:50 wib
Dibaca: 300
03 September 2014 | 03:36 wib
Dibaca: 260
03 September 2014 | 03:22 wib
Dibaca: 347
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
02 September 2014 | 12:53 wib
01 September 2014 | 00:30 wib
FOOTER