panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
16 September 2012 | 20:38 wib
Keluarga Besar Pakualaman Nyatakan Paku Alam IX Sah


YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Di tengah meruncingnya permasalahan internal di Pura Pakualaman, khususnya mengenai dualisme Paku Alam IX membuat keluar besar Pura Pakualaman yang tergabung dalam wadah Hudayana gerah. Dualisme kepemimpinan itulah, kemudian keluarga besar Hudayana mengambil sikap dengan menyatakan KGPAA Sri Paduka Paku Alam IX yang adalah yang dilantik pada 26 Mei 1999 silam.

Pernyataan keluar besar Pura Pakualaman itu, disampaikan Minggu (16/9) di Bangsal Sewotomo, Pura Pakualaman, Yogyakarta. Pernyataan sikap ini dihadiri ratusan warga Yogyakarta dan sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Sekretariat Bersama.

Dalam kesempatan itu KPH Tjondrokusumo bersama Hudyana secara tegas menyebut KGPAA Sri Paduka Paku Alam IX yang dinobatkan pada 26 Mei 1999 merupakan adipati yang bertahta secara sah. "KGPAA ingkang jumeneng kaping IX, kagungan hak pewarisan minangka putra kakung mbajeng suwargi KGPAA Sri Paduka Paku Alam VIII," kata KPH Tjondrokusumo.

Pernyataan sikap yang berlangsung di Bangsal Sewatama, Pura Pakualaman itu, diawali dengan keluarnya KGPAA Sri Paduka Paku Alam IX dengan didampingi enam orang abdi dalem perempuan dari pintu utama. Setelah duduk di singgasana yang dipasang tepat dibagian tengah bangsal Sewatama, Pura Pakualaman, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan sikap yang disampaikan langsung oleh KPH Tjondrokusumo.

Usai mendapatkan pernyataan sikap dari trah Kasentanan, KGPAA Sri Paduka Paku Alam IX tidak memberikan tanggapan sedikitpun. Adipati yang bernama asli KPH Ambarkusumo langsung masuk kembali ke dalam Pura Pakualaman. Setelah KGPAA Sri Paduka Paku Alam IX masuk ke ruang utama, Pura Pakualaman, kemudian kerabat Pura Pakualaman juga langsung ikut memberikan pernyataan sikap.

Pernyataan sikap diwakili oleh KRMT Prodjo Adisuryo kerabat dari Hudyana Yogyakarta, Jakarta, Jawa Timur, Bali menyatakan, bahwa KGPAA Sri Paduka Paku Alam IX yang bertahta adalah yang dinobatkan secara resmi dengan segara tatanan pada 26 Mei 1999.

"KGPAA Pakualam IX jumeneng jangkep 26 mei 1999 adalah penerus yang sah KGPAA Sri Paduka Paku Alam VIII," tandas lelaki yang lebih dikenal dengan nama Indro Kimpling tersebut.

Selain dari kerabat, bentuk pernyataan dukungan juga disampaikan oleh masyarakat yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) Keistimewaan dan perwakilan masyarakat Adikarto Kulonprogo. "Seluruh pernyataan ini merupakan sikap kami menanggapi persoalan yang beberapa waktu terakhir muncul," ujar Ketua Hudyana Yogyakarta

( Sugiarto / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 12660
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 13402
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 13181
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 15547
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 12756
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER