panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
09 September 2012 | 14:33 wib
Adu Kreatif dalam Festival Layang-Layang Nasional
image

KUMBOKARNO: Layang-layang berbentuk tokoh wayang Kumbokarno ukuran raksasa yang siap ditarik untuk mengangkasa. (suaramerdeka.com / Joko Dwi Hastanto)

KARANGANYAR, suaramerdeka.com - Kreatif dan indah. Itulah yang bisa diapresiasikan untuk para pelayang atau para penghobi layang-layang nasional. Mereka berkumpul di Waduk Lalung, Karanganyar, menggelar festival layang-layang tingkat nasional.

Even itu digelar setelah Karanganyar menjuarai festival layang-layang tingkat nasional di Tulungagung pada bulan Juli lalu, para pelayang asal Karanganyar yang tergabung dalam Paguyuban Seni Pelangi Lawu ganti menggelar Festival Layang-Layang Tingkat Nasional yang bertempat di Waduk Lalung, Karanganyar, Minggu (9/9).

Aneka layang-layang berterbangan ke angkasa, meski agak sedikit tersendat karena angin yang hanya bertiup sepoi-sepoi. Padahal harapannya angin bertiup kencang, sehingga layang-layang yang ukurannya sangat besar bisa terbang dengan mantab.

Layang-layang berbentuk wayang Kumbokarno, ondhel-ondhel, burung garuda, raksasa, dan lainya saling bersaing terlihat indah di angkasa. Para warga yang menyaksikan juga dibuat gembira, karena selama hidup tidak pernah menyaksikan layang-layang raksasa tersebut.

Ketua Panitia Heri Suyanto menjelaskan. festival layang-layang tersebut diikuti oleh sebanyak 30 tim pelayang dari seluruh Indonesia. Mereka berasal dari 24 daerah berbeda. Selain dari daerah-daerah yang ada di Pulau Jawa, festival ini juga diikuti oleh pelayang dari luar Jawa seperti dari Kepulauan Riau dan Papua.

Masing-masing  akan beradu  mendapatkan juara, yang terbagi atas lima kategori lomba. Yaitu kategori Aduan, Bapangan Tradisional, Layang-layang dua dimensi, Layang-layang tiga dimensi, dan Train Naga. “Untuk bapangan tradisional, layang-layang yang menonjolkan ciri khas daerahnya masing-masing yang dinilai, sedangkan train naga itu berupa kereta naga yang panjangnya bisa mencapai 100-150 meter,” tambah Heri.

Terkait penilaian dalam setiap kategori yang dilombakan, dia menjelaskan ada tiga kriteria yang menjadi penilaian. Yakni kesulitan pembuatan layang-layang, kehalusan pembuatan, serta terbangnya layang-layang tersebut.

( Joko Dwi Hastanto / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
16 April 2014 | 20:55 wib
Dibaca: 14
16 April 2014 | 20:35 wib
Dibaca: 250
16 April 2014 | 20:25 wib
Dibaca: 213
16 April 2014 | 20:15 wib
Dibaca: 263
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
13 April 2014 | 16:56 wib
07 April 2014 | 21:40 wib
02 April 2014 | 00:53 wib
12 April 2014 | 17:55 wib
FOOTER