panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
26 Agustus 2012 | 18:47 wib
Diduga Lepas Pengawasan Orang Tua
Dua Bocah Tewas Tenggelam saat Puncak Perayaan Syawalan


REMBANG, suaramerdeka.com -
Diduga lepas dari pengawasan orang tua, dua bocah tewas tenggelam di dua tempat terpisah tepat saat puncak perayaan Syawalan Minggu (26/8) sore. Satu bocah tewas saat bermain di Taman Rekreasi Pantai Kartini (TRPK) Rembang. Sedangkan satu lainnya tewas di Sungai Babagan Kecamatan Lasem.

Bocah yang tewas di TRPK Rembang diketahui bernama Enggal Slamet Prabowo (10), warga Dukuh Krabak Desa Gadingrejo Juana Kabupaten Pati. Enggal yang diduga lepas dari pengawasan orang tuanya Sukarwi - Minawati, ditemukan tewas sekitar pukul 15:30 WIB di utara pembatas pantai TRPK oleh pengemudi kapal wisata.

"Korban langsung dibawa ke pos kesehatan PMI di TRPK. Saat kami periksa, korban sudah tewas," jelas Ahmad Ridwan, petugas PMI yang memeriksa korban seusai ditemukan.

Kasatpol Air Polres Rembang AKP Edi Suharsono mengaku masih menelusuri kronologis pasti penyebab kematian korban. "Orang tua korban yang kami duga tahu persis kejadian itu sampai saat ini masih belum bisa kami tanyai karena shock," terang dia.

Sementara itu bocah yang tenggelam di Sungai Babagan diketahui bernama Fakhri (4) warga RT 1 RW 2 Desa Gedongmulyo Kecamatan Lasem. Menurut sejumlah saksi, pada sekitar pukul 11:00 WIB korban membeli jajan di jalanan Desa Gedongmulyo.

Setelah itu, korban tidak terlihat lagi. Orang tua dan warga sekitar rumah kemudian berusaha mencari korban ke sekeliling kampung. Korban ditemukan tewas mengapung pukul 15:30 WIB, sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

Kapolsek Lasem AKP Isnaeni menyebut setelah pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. "Keluarga korban juga menerima kejadian itu sebagai musibah," tandas dia.

( Mulyanto Ari Wibowo / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
13 April 2014 | 16:56 wib
07 April 2014 | 21:40 wib
12 April 2014 | 17:55 wib
02 April 2014 | 00:53 wib
FOOTER