
JAKARTA, suaramerdeka.com - Palang Merah Indonesia (PMI) mengirim relawan dan bantuan kemanusiaan bagi para korban konflik Rohingya di Myanmar. Tim diberangkatkan dari Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (25/8).
"Ini bantuan pertama dari Indonesia, selanjutnya bantuan lainnya kita ambil dari negara terdekat. Kalau perusahaan di sana yang kirim makanan, ini bukan bentuk makanan non-food item," kata Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (25/8).
Dia menjelaskan, semua terbuka dengan baik dalam penerimaan bantuan yang dikirim dari Indonesia. "Sebagai komponen gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, PMI memberikan bantuan kemanusiaan ini sesuai 7 prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Samit Merah Internasional yaitu bantuan bersifat netral," katanya.
Sebanyak 8 personel PMI mewakili pemerintah Republik Indonesia membawa bantuan kemanusiaan untuk korban konflik di Myanmar. Tim yang diberangkatkan pagi ini membawa bantuan kemanusiaan berupa 500 paket hygiene kit, 3.000 selimut, dan 10.000 sarung.
Personel dan barang bantuan dengan kapasitas 7,5 ton diterbangkan ke Sittwe dengan menggunakan pesawat kargo BAE 146-200/PKJKC dari Bandara Halim Perdanakusuma.
Bantuan kemanusiaan PMI akan diserahkan kepada pihak Palang Merah Myanmar untuk didistribusikan kepada para korban konflik di Rakhine.
( Ini , RED / CN33 )