panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
21 Agustus 2012 | 20:09 wib
Identitas Pelaku Penyerangan Polisi Masih Gelap

SOLO,suaramerdeka.com - Polisi berupaya mengidentifikasi siapa pelaku penyerangan pos pengamanan pelayanan mudik di kawasan Gemblegan dan Gladag, Solo. Identitas para pelaku yang menembaki dan melempari dua pos yang dijaga sejumlah aparat itu, belum jelas.

"Identitas pelaku masih belum diketahui dan kami terus menyelidikinya. Semua barang bukti sudah kami serahkan kepada tim dari laboratorium forensik (Labfor) Polri, guna diselidiki lebih lanjut. Diharapkan, secepatnya dapat diperoleh keterangan dari pemeriksaan Labfor tersebut," terang Kapolresta Surakarta Kombes Pol Asdjima'in, Selasa (21/8) siang.

Barang bukti yang diserahkan diantaranya proyektil peluru yang digunakan pelaku penyerangan pos pengamanan di Gemblegan, serta serpihan granat yang terdapat di pos pelayanan Gladag. "Kami masih harus memeriksa apakah terdapat sidik jari dalam benda-benda itu, meski tidak mudah melakukannya karena permukaan serpihan granat itu tidak rata. Tapi kalau bisa ditemukan, tentunya upaya penyelidikan ini bisa lebih optimal," tambah Kapolresta.

Dalam upaya mengidentifikasi pelaku, pihaknya memeriksa sebanyak 10 saksi. Saksi-saksi yang dimintai keterangan antara lain sejumlah anggota polisi yang diserang di pos pengamanan Gembelegan dan pos pelayanan di Gladag. Juga sejumlah warga yang berada di sekitar kejadian yang melihat aksi penyerangan. Pihaknya pun memeriksa sejumlah kamera rekaman CCTV yang berada di sekitar kejadian untuk mendapatkan ciri-ciri pelaku dan pergerakannya. 

Disinggung mengenai dugaan pelaku aksi penyerangan tersebut berdasar keterangan saksi dan rekaman CCTV, Asdjima'in masih enggan menanggapinya. "Penyelidikan ini belum mengarah kepada dugaan siapa pelaku penyerangan tersebut. Polisi tidak bisa berandai-andai dan kami memilih untuk meneruskan penyelidikan," tegas dia.

Untuk mengantisipasi terjadi aksi penyerangan serupa, pihaknya kini menggandeng sejumlah pihak. "Ini memerlukan kerja sama yang baik antara Polri, TNI, tokoh masyarakat dan Pemkot. Semuanya harus tetap komitmen untuk menjaga situasi Kota Solo tetap kondusif, pasca kejadian tersebut," sambung mantan Dir Pam Obvit Polda Lampung itu.

Pihaknya juga tetap siaga dalam mengamankan Solo selama masa libur Lebaran ini. Penjagaan di Pos-Pos pengamanan dan pelayanan mudik pun dipertebal dengan penambahan jumlah personil. Begitu juga penjagaan, dan patroli di sejumlah titik-titik rawan terjadinya tindak kriminalitas. Para penembak jitu (sniper) kini diterjunkan.

"Prosedur tetap (protap) tembak di tempat bagi para pelaku kerusuhan juga masih kami jalankan. Kami juga terus dibantu aparat TNI untuk melakukan pengamanan ini," tandasnya.

( Muhammad Nurhafid , Agustinus Ariawan / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
20 April 2014 | 20:28 wib
Dibaca: 4
20 April 2014 | 20:14 wib
Dibaca: 120
20 April 2014 | 20:01 wib
Dibaca: 142
20 April 2014 | 19:46 wib
Dibaca: 92
20 April 2014 | 19:34 wib
Dibaca: 144
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
13 April 2014 | 16:56 wib
07 April 2014 | 21:40 wib
12 April 2014 | 17:55 wib
02 April 2014 | 00:53 wib
FOOTER