
CIANJUR, suaramerdeka.com - Sebanyak 80 imigran gelap yang akan menyeberang dari Cianjur Jawa Barat ke Pulau Christmas, Australia, diburu oleh Tim gabungan TNI Polri.
Menurut Kapolres Cianjur AKBP Agustri, pengejaran dilakukan sejak pukul 02.00 WIB dinihari tadi. "Hingga sore ini pengejaran masih dilakukan di sekitar Pantai Cisela, Cidaun, Kab Cianjur, Jawa Barat," katanya.
Agustri menjelaskan bahwa dari pengintaian polisi, para imigran itu berjumlah 80 orang. "Saat penggerebekan awal, kami berhasil menangkap 26 orang. Sisanya melarikan diri. Pada pukul 10.00 WIB kami berhasil menangkap 7 orang lagi. Sisanya masih kami buru."
Polisi langsung menggelandang 33 imigran gelap ini ke Mapolres Cianjur dengan menggunakan satu truk dan mobil Elf. Dari 33 imigran ini ada seorang wanita dan satu anak-anak. "Bahasa jadi kendala kami melakukan interogasi. Dari penggeladahan hanya tiga orang yang punya dokumen pencari suaka dari UNHCR. Mereka dari Irak, Iran, Pakistan, dan Afganistan," katanya.
Di sela-sela pemeriksaan para imigran ilegal ini, Kasubdin Penindakan Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kelas II, Sukabumi, Irpan Sapari mengatakan, saat ini pemerintah masih mendalami rute yang mereka tempuh sebelum masuk ke wilayah Cianjur dan akan menyeberang ke Australia.
( vvn / CN32 )