
FARAH, suaramerdeka.com - Dua tentara Amerika Serikat ditembak mati oleh seorang polisi di Afghanistan. Namun kemudian, pelaku penembakan tersebut akhirnya juga tewas ditembak.
Dikatakan sejumlah pejabat pasukan internasional, Jumat (17/7), pelaku dilaporkan sudah lama dilatih pasukan AS. Insiden di Provinsi Farah itu termasuk dalam rangkaian kekerasan yang disebut "hijau atas biru" (mengacu pada dua pasukan) oleh anggota pasukan keamanan Afghanistan.
"Dua tentara AS meninggal pagi ini dalam serangan di Farah," menurut pernyataan pasukan bantuan keamanan internasional.
Sekitar 130.000 tentara koalisi, biasa disebut pasukan biru, kini berperang melawan kelompok perlawanan bersama 350.000 tentara Afghanistan, yang juga dikenal dengan pasukan hijau. Banyak kalangan khawatir atas meningkatnya serangan terhadap pasukan NATO oleh tentara Afghanistan.
"Keamanan Afghanistan paling tidak sudah menembak mati 36 tentara koalis selama tahun ini dalam 27 insiden," kata para pejabat.
( AFP / CN27 )