
POSKO: Sebagian personel pengamanan terpadu antara tim SAR dan TNI berada di posko Lebaran di SMKN 1 Tegal, Selasa (14/8). (suaramerdeka.com/Bambang Isti)
TEGAL, suaramerdeka.com - Untuk meringankan tugas polisi lalu-lintas, sejak dua tahun ini pengamanan terpadu arus mudik dan balik Lebaran di Kabupaten Tegal, Jateng, melibatkan Tim SAR dan berbagai unsur terkait.
Dengan menempati Gedung SMK Negeri 1 Tegal, pengamanan ini terdiri dari Gallawi Resque yang merupakan anggota tim SAR sebanyak 20 orang, Kodim 0712 Tegal (200 personel), dan anggota pramuka Kodim (20 personel) dari 3 Saka yakni Saka Wirakatika, Saka Bahari, Saka Bakti Usada, dan Ubaloka (unit Bantu Pertolongan Pramuka).
Menurut Arief Rahman, Humas Gallawi Resque, wilayah pengamanan ada di beberapa titik yakni dari pantura barat di Tegal-Pemalang, dan jalur selatan Tegal-Brebes. Untuk Pramuka Pos Kaligansa, terminal, rest area PPIB, rest Area SMKN 1 Tegal dan Pasar Anyar.
"Tugas kami mempersiapkan evakuasi berbagai kejadian terkait dengan mudik Lebaran, dari kecelakaan lalu-lintas, sampai bencana alam di laut, bahkan kami sudah siap sejak awal Ramadan lalu," katanya, Selasa (14/8).
Di halaman sekolah itu tampak dibangun beberapa tenda TNI dan Pramuka yang digunakan untuk istirahat pemudik, dengan fasisilitas tempat tidur, obat-obatan, persediaan minuman dan dapur khusus. Dari pihak SMKN 1 memberi fasilitas mushola dan kamar mandi.
( Bambang Isti / CN31 / JBSM )