panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 Agustus 2012 | 14:38 wib
KPAA Laporkan Jaksa Muda Martha P Berliana ke Kejagung

 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Komunitas Pecinta Anand Ashram (KPAA), melapor kepada Kejaksaan Agung RepubIik Indonesia dugaan terjadinya kesengajaan Jaksa Muda Martha P Berliana dalam melakukan kebohongan, pemutarbalikan fakta dan pengaburan dalam menyusun Permohonan Memori Kasasi terhadap Putusan Bebas PN Jakarta Selatan terhadap Anand Krishna, tanggal 22 Nopember 2011 lalu.

"Protes ini disampaikan karena telah dilakukan oleh Jaksa Muda Martha P Berliana berulang-ulang kali, mulai dari Surat Tuntutan, Replik dan sekarang Permohonan Memori Kasasi sehingga kami menduga ini dilakukan oleh Jaksa Muda Martha P Berliana sebagai upaya kesengajaan, bukan lagi tindakan sekedar tidak profesional dalam melaksanakan tugasnya," kata Dr Sayoga dari KPAA, Senin (13/8).

Menurutnya, beberapa poin kejanggalan dan dugaan kebohongan serta pemutarbalikan fakta mereka dalam Permohonan Memori Kasasi. Seperti JPU berusaha mengaburkan pertimbangan dengan sengaja, memasukan berkas dari kasus lain (Memori Kasasi Tinggi Bandung No. 20/Pid/2006/PT. Bdg tanggal 21 April 2006 hal 9 sampai hal 13).

"Ini dilakukan, dalam usaha menjelaskan bahwa adanya masalah fakta hukum yang telah terungkap di depan persidangan, tapi tidak disinggung oleh Majelis Hakim. Hal yang sama terjadi secara berulang di Halaman 91 – 92 dalam Permohonan Memori Kasasi ini," tambahnya.

Selain itu, JPU sengaja hanya mengutip sebagian dan tidak lengkap dari Kutipan Salinan Putusan Majelis Hakim PN Jaksel Halaman 317, sehingga mengaburkan arti sebenarnya dari pernyataan pada Salinan Putusan tersebut. Dalam Permohonan Memori Kasasi, JPU juga telah melakukan Kebohongan ketika mengatakan bahwa KPAA telah mengirimkan surat permohonan pergantian Majelis Hakim tertanggal 7 Juni 2011.

"Padahal yang sebenarnya adalah KPAA mengirimkan surat permohonan pergantian Ketua Majelis Hakim saat itu, Drs Hari Sasangka SH MHum, karena telah menjalin hubungan dengan Saksi Shinta Kencana Kheng yang juga memberikan kesaksian pada Kasus Anand Krishna ini," tandasnya.

( Andika Primasiwi / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 221260
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 238243
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 239287
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 259214
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 240285
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER