
SEMARANG, suaramerdeka.com - Korban tewas dalam kecelakaan maut di tol Muktiharjo KM 10.8 Semarang langsung dimakamkan. Satu dari tiga korban meninggal Bayu Kurnia (16) dikebumikan di pemakaman Trunojoyo Banyumanik tidak jauh dari rumahnya di Jl Gaharu Barat Dalam IV 247, Minggu (12/8) pukul 13.30. Kerabat, tetangga, dan teman pria yang dikenal humoris ini mengantarkan ke peristirahatan terakhir.
Syarifah (43), ibu Bayu mengatakan, kecelakaan yang menimpa anak keduanya dari empat bersaudara di luar dugaan. Tidak terbersit kekhawatiran sedikit pun ketika mengizinkan siswa SMA 9 Semarang itu mengikuti sahur on the road bersama teman-temannya.
"Bayu sudah biasa kegiatan sosial dan positif. Jadi saya langsung mengizinkan dan tidak berpikir macam-macam," ujarnya ditemui di rumah duka, Minggu (12/8).
Bayu keluar dari rumah sekitar pukul 00.30 dijemput oleh temannya. Kabar kecelakaan diterima pada pukul 09.00 oleh guru Bayu di SMA 9 Semarang.
Biasanya saat Lebaran ia justru tidak di rumah, tetapi menemani teman sekolahnya menjaga rumah yang ditinggal mudik. "Bayu temannya banyak, mudah bergaul. Jadi kita merasa kehilangan," kata Karin (16) teman SMP Islam Al Azhar 14 Semarang ini.
Selama tujuh hari mendatang keluarga akan menggelar tahlil untuk mendoakan Bayu agar tenang di peristirahatan terakhir.
( Zakki Amali / CN31 / JBSM )