panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
08 Agustus 2012 | 10:49 wib
Masjid Joplin di AS Terbakar, Tidak Ada Korban
image

(foto: abcnews)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Direktur Informasi dan Media Kementrian Luar Negeri, PLE Priatna mengutip kabar dari Heru Subolo, Minkon Pensosbud KBRI Washington semalam bahwa kebakaran di Masjid Joplin (Joplin Islamic Society) kota Joplin, Missouri, AS pukul 3.30 WIB, (6/8) tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Kendati Kru Pemadam Kebakaran Carl Junction Joplin berupaya, namun seluruh bangunan terbakar habis dan hanya meninggalkan sisa-sisa puing struktur bangunan. Penyebab kebakaran tersebut saat ini sedang diselidiki polisi. Namun masjid tersebut telah diasuransikan.

Imam Masjid tersebut Dr Lahmudin yang berwarga Indonesia menuturkan, Rabu (8/8), kebakaran tersebut merupakan yang ke dua kalinya.

Berdasarkan laporan Dr Lahmudin serta dikutip juga diberbagai media di AS, tanggal 4 Juli 2012, seorang pria berusaha untuk membakar masjid dengan melemparkan sebuah benda yang mengandung api, namun hanya mengakibatkan kerusakan kecil.

Pria itu tidak teridentifikasi, tetapi gambar-nya tertangkap kamera pengawas. Sampai saat ini FBI masih menawarkan hadiah $15.000 untuk informasi yang mengarah pada penangkapan pelaku tindakan tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Dubes RI Washington DC telah memberikan arahan langsung agar KBRI Washington DC berkoordinasi  dengan KJRI Chicago yang membawahi wilayah kerja Missouri, untuk memastikan tidak adanya korban WNI dalam kejadian tersebut.

KBRI Washington DC juga menyampaikan apresiasi terkait pernyataan Senator AS, Roy Blunt, (Republican-Missouri) yang secara terbuka melalui e-mail, mengatakan ia "sangat sedih" mendengar tentang kebakaran itu, "jika ternyata hal ini karena aksi pembakaran yang disengaja, tentunya hal ini tidak dapat diterima”.

Masjid yang terletak di Jalan 1302 Black Cat S, Joplin tersebut melayani sekitar 50-an warga muslim di daerah tersebut, termasuk didalamnya  satu keluarga WNI (Imam Lahmuddin, istri dan 5 anak).
 
Dengan semangat kepedulian, KBRI Washington DC dan KJRI Chicago segera melakukan langkah-langkah lebih lanjut yang diperlukan dalam membantu mengatasi masalah yang mungkin dapat terjadi bagi warga Indonesia yang juga menggunakan fasilitas masjid tersebut.

( Nurokhman / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 4047
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 4400
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 4244
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 5447
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 4068
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:15 wib
05 September 2014 | 23:45 wib
05 September 2014 | 23:30 wib
05 September 2014 | 23:00 wib
FOOTER