panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
05 Agustus 2012 | 18:35 wib
Rumah Adat Karimunjawa Dapat Perhatian

 

JEPARA, suaramerdeka.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara akan memberikan perhatian pada rumah adat di Karimunjawa. Wilayah rumah adat akan dikembangkan sehingga ruang terbuka hijau yang ada bisa bertambah. Hal itu disampaikan Kepala Disparbud Jepara Dwi Riyanto, siang tadi.

"Rumah ada itu berada di Desa Kemojan. Saat ini ada dua rumah adat yakni Jawa dan Bugis. Pengembangan yang akan kami lakukan masih digodok sehingga belum bisa kami sampaikan detail," ucap Dwi.

Menurut Dwi, pengembangan rumah adat, untuk masa mendatang bisa sebagai tambahan destinasi wisata yang bisa dikunjungi wisatawan. Selain itu, adanya rumah adat adalah sebagai simbol beragamnya masyarakat di Karimunjawa sehingga bisa menjadi pemersatu dari perbedaan yang ada.

"Di Karimunjawa juga ada suku Madura dan belum ada rumah adatnya. Kami juga masih mencari seperti apa bentuk asli rumah adat Madura. Karena itu, untuk penambahan rumah adat masih belum ada rencana dalam waktu dekat ini," tutur Dwi.

Dia berharap perhatian rumah adat bisa saling menopang dengan program pengembangan bandara, sehingga ketika sarana transportasi yang semakin baik bisa menunjang kunjungan semakin banyak sudah tersedia beragam objek di Karimunjawa.

"Untuk rumah adat saat ini baru dilengkapi dengan beragam perabotan yang sesuai dengan adat masing-masing. Belum ada penerima tamu dengan pakaian adat. Masih perlu inovasi lain sehingga berkunjung ke rumah adat Karimunjawa makin berkesan," jelasnya.

Terkait dengan persiapan jelang libur Lebaran, Dwi menjelaskan masyarakat lokal bersama camat sudah menyiapkan agenda Lomban. Karena itu, kata Dwi, akan ada suguhan budaya jika wisatawan berkunjung ke Karimunjawa pada saat Lomban.

"Seperti bimbingan tari yang dari provinsi itu nanti bisa ditampilkan. Tari yang berangkat dari khazanah lokal Karimunjawa. Untuk kostum tari bantuan dari provinsi juga sudah jadi. Semoga nanti tarian itu bisa ditampilkan saat acara Lomban," harap Dwi.

( Akhmad Efendi / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Agustus 2014 | 18:02 wib
Dibaca: 6
27 Agustus 2014 | 17:51 wib
Dibaca: 104
27 Agustus 2014 | 17:39 wib
Dibaca: 77
27 Agustus 2014 | 17:28 wib
Dibaca: 113
image
27 Agustus 2014 | 17:17 wib
Dibaca: 140
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER