
NEW YORK, suaramerdeka.com - Harga minyak mentah di pasar dunia menguat tajam pada perdagangan Jumat (3/8) paska data nonfarm payrolls AS menunjukkan pertumbuhan pekerjaan.
Minyak mentah AS melonjak 5 persen berimbas data pekerjaan negeri Paman Sam. Positifnya data juga menopang penguatan bursa saham dan mendorong euro melewati dolar AS.
Minyak mentah AS naik 4,7 persen menjadi US$91,4 per barel. Kenaikan harga minyak terus berlanjut, di mana pekan ini harga minyak naik sebesar 1,4 persen.
Sementara itu, minyak mentah jenis Brent naik US$3,04 persen menjadi US$108,94 per barel di London.
Pengusaha AS menambah 163.000 pekerjaan di buan Juli atau tertinggi sejak lima bulan terakhir. Angka tersebut di atas perkiraan ekonom yang hanya naik 100.000 pekerjaan.
Namun, data tersebut menyebutkan tetap ada kenaikan tingkat pengangguran di AS, yakni dari 8,2 persen menjadi 8,3 persen di bulan Juni.
( Ini / CN33 )