
SAMARINDA, suaramerdeka.com - Sebuah kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina meledak di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, Jumat (3/8). Insiden itu menyebabkan kru kapal tewas.
"Ada empat korban, dua tewas dan dua luka. Semuanya adalah kru kapal," kata Kabag Ops Polresta Samarinda, Kompol I Nyoman Mertha Dana.
Dua korban tewas adalah mekanik kapal bernama Marzuki dan kru bernama Amiruddin. Sementara, korban luka adalah Daniel Bungiayanan (51), pengawas laboratorium Pertamina yang tinggal di Jl Juanda, Samarinda dan Lukman (38) yang merupakan ABK di kapal tanker tersebut.
Nyoman mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab ledakan kapal ini. Yang jelas, kapal meledak setelah melakukan bongkar muat di dermaga. "Segera setelah proses evakuasi selesai, pemeriksaan akan dilakukan untuk mengetahui penyebab ledakan," ungkapnya.
Peristiwa naas itu terjadi pada Jumat (3/8) sore, sekitar pukul 16.00 WITA. Beberapa saksi mengaku mendengar suara ledakan yang kemudian disusul dengan kepulan asap tebal dari kapal LCT Gemilang Perkasa di Dermaga BBM Pertamina Sungai Mahakam.
( vvn / CN31 / JBSM )