panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 Agustus 2012 | 15:40 wib
Penegakan Hukum Terancam Arogansi Kepolisian


JAKARTA, suaramerdeka.com -
Tuntutan agar seluruh aparat penegak hukum mampu berkolaborasi dengan apik dalam upaya pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi mendapatkan ujian serius.

Saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyidikan tipikor justru mendapat hambatan, dengan sikap arogansi kepolisian yang tidak mau tunduk dengan Undang-Undang.

Menurut Direktur Advokasi Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Ronald Rofiandri, langkah menghentikan penggeledahan secara sepihak hingga menghalang-halangi proses penyitaan barang bukti, diperlihatkan sejumlah petugas kepolisian saat penyidik KPK menjalankan tugasnya.

Padahal KPK sendiri sudah mengantongi surat penetapan pengadilan terkait izin penggeledahan, dalam rangka penyidikan dugaan korupsi pengadaan alat simulasi ujian SIM. "Polri harus menunjukan sebagai institusi yang pro pemberantasan korupsi, bukan sebaliknya," kata Ronald.

Dia juga mendesak Polri sebagai penegak hukum taat hukum dan mematuhi peraturan perundang-undangan. Sebab, tambahnya, sebagaimana Pasal 50 ayat (3) dan (4) UU No 30 tahun 2002 tentang KPK menyebutkan; jika KPK sudah dahulu melakukan Penyidikan, maka Polri atau Kejaksaan tidak berwenang lagi, atau jika Penyidikan dilakukan bersamaan, maka Polri atau Kejaksaan harus menghentikan penyidikannya.

"Sikap arogan Polri seolah tidak mau tunduk di bawah UU yang telah mengatur kewenangan KPK dapat membayakan dan merusak kondisi penegakan hukum, dan mengganggu sendi-sendi negara hukum," tegasnya.

( Mahendra Bungalan / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 12139
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 12848
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 12638
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 14944
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 12221
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER