
SOLO, suaramerdeka.com - Wali Kota Solo Joko Widodo dikenal dengan kebijakan-kebijakan pro-rakyat. Bagi warga Kota Bengawan, sosok pria bertubuh ceking ini dicintai di semua pelosok kota.
Blusukan ke kampung-kampung maupun pasar bukan hal yang baru bagi Jokowi, sapaan akrabnya. Warga Solo pun merasa kehilangan jika Jokowi sukses memenangkan Pilgub DKI putaran kedua nantinya.
Jokowi mengatakan, kebijakan-kebijakan yang dia telurkan untuk membenahi Kota Solo sepenuhnya adalah masukan dari masyarakat. Saat dia terjun langsung, tak segan warga langsung menyampaikan keluhan-keluhan untuk pembangunan Kota Solo.
"Jadi pemimpin itu aja sok keminter. Mengutamakan kepentingan masyrakat itu hal yang terpenting," ujarnya saat ditemui di Rumah Dinas Loji Gandung, Selasa (17/7).
Tak heran, kemenangan pasangan Jokow-Ahok saat putaran pertama atas Foke-Nara diyakini karena sosok sentral Jokowi yang merakyat. Kedekatannya dengan wong cilik tidak hanya saat kampanye pilgub saja, melainkan saat menjabat Wali Kota pun, dirinya sudah dikenal merakyat.
"Jabatan itu kan titipan dan amanah. Kebijakan seharusnya juga pro rakyat. Suara masyarakat itu adalah suara rill dan murni. Tidak dibuat-buat," tegasnya.
( Budi Cahyono / CN26 / JBSM )