panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
14 Juli 2012 | 07:21 wib
Warga Bentrok, Pengajian MTA Gagal digelar
.

BLORA, Suaramerdeka.com - Rencana Majelis Tafsir Alquran (MTA) menggelar pengajian akbar di Desa Kamolan, Kecamatan Blora, Blora, Sabtu (14/7) akhirnya gagal digelar. Pasalnya panggung dan lokasi pengajian diserbu puluhan warga desa setempat dan sekitar yang menolak pelaksanaan pengajian tersebut.

Bahkan warga yang menolak akhirnya berhasil merubuhkan panggung dan merusak sekitar enam mobil yang diparkir di lokasi pengajian, Jumat (13/7) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Sebelum berhasil merusak dan merobohkan panggung, sejak Jumat (13/7) sore ratusan warga sudah mendatangi lokasi pengajian untuk menolak dan membubarkan kegiatan itu.

Bahkan beberapa kali sempat terjadi aksi saling dorong antara warga dengan aparat dan satgas MTA. Panitia Pengajian memang mengerahkan ratusan satgasnya untuk berjaga-jaga di sekitar lokasi, dengan membuat barikade barisan melingkari lokasi pengajian, sementara warga terus berteriak dan merangsek ke depan.

Baru malam harinya, pecahlah keributan yang berujung pada robohnya panggung. Selain itu, mobil yang ada di lokasi menjadi amukan kemarahan warga karena panitia tidak segera membubarkan kegiatan tersebut. Selain mobil beberapa sepeda motor juga tidak luput dari amukan warga yang sejak siang berada di lokasi.

“Kami hanya ingin pengajian dibubarkan saat ini juga, kami yang punya tempat harusnya meminta izin terlebih dahulu,” ungkap Sarno (53) salah seorang warga.

Setelah kejadian itu, ratusan dalmas yang disiapkan oleh Polres Blora langsung mengamankan lokasi lebih ketat, karena situasi malam itu sangat mencekam, ribuan warga yang berkumpul terus menerobos mendekati panggung yang masih berdiri, sedangkan satgas MTA juga siap siaga.

Berkali-kali aparat Polres meminta warga tetap tenang agar tidak melakukan tindakan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Blora Kompol Djodi.  Namun hal itu cuma sebentar, kemudian sekitar pukul 22.30 terjadi keributan dan aksi saling pukul yang disertai warga menggulingkan sebuah mobil dan membakar atribut MTA yang berada di sekitar panggung.

Aksi keributan itu mengakibatkan dua satgas MTA terluka di bagian pipi sehingga mendapatkan perawatan dari tim medis Polres Blora. Sementara warga terus marah dan membakar bendera-bendera MTA yang dipasang di pinggir lokasi. Tidak hanya itu, semua peralatan milik MTA tidak luput diambil untuk selanjutnya dibakar.

Melihat kejadian itu Aparat dan panitia akhirnya menarik seluruh panitia dengan mobil polisi. Baru kemudian aksi warga mulai mereda, karena panitia pengajian MTA sudah meninggalkan lokasi.

( Sugie Rusyono / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
Index Berita
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 26561
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 28263
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 27970
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 31494
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 27204
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER