panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 Juli 2012 | 20:04 wib
Usia Masuk SD Dipersoalkan Wali Murid

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ketentuan usia masuk sekolah dasar (SD) antara 7 hingga 12 tahun dipersoalkan oleh wali murid yang mendaftarkan anaknya pada tahun ajaran baru ini. Apalagi, mekanisme penerimaan peserta didik (PPD) menggunakan sistem online pada sejumlah sekolah.

Salah satu orang tua siswa, Yuli (30) mengaku, dirinya keberatan dengan aturan tersebut. Pasalnya, tahun ini anaknya harus masuk SD, namun karena usianya kurang dirinya harus pasrah dengan kondisi yang ada.

"Anak saya sekarang berusia 5 tahun 8 bulan, dengan umur tersebut sangat jauh peluang saya bisa diterima di satuan pendidikan SD. Padahal, dia sudah bisa baca, tulis, dan berhitung," ungkapnya saat ditemui sedang mendaftar di SD Kalibanteng Kidul 01 Semarang, Jumat (6/7).

Lebih lanjut dia menuturkan, seharusnya pada proses PPD juga mempertimbangkan kemampuan dan prestasi siswa dengan cara melakukan tes. Sehingga, sekolah jadi tahu bahwa calon siswa benar-benar akan bisa mengikuti proses belajar disana.

"Apalagi dengan sistem online yang tidak memperbolehkan sekolah menguji calon siswa, kan jadi tidak tahu kalau ternyata anak yang berusia diatas enam atau tujuh tahun bisa kemampuan baca tulis," tuturnya.

Senada dengan Yuli, mendaftarkan anak dengan usia kurang untuk masuk SD juga dialami Eni Rusmiasih (33). Tahun ini merupakan pengalaman pertama warga Pekunden Semarang itu mendaftarkan anak sekolah di jenjang SD. Dan kurang beruntungnya, usia Robben masih 6 tahun 3 bulan, sehingga mengkhawatirkan karena belum mencapai tujuh tahun.

"Iya ini usianya kurang, tapi saya cuek sajalah tetap mantap dan yakin bisa diterima. Sebab, saya tidak mendaftarkan ke sekolah swasta," ucapnya ketika ditemui mendaftar di SD Pekunden Semarang.

Ternyata, tidak hanya di satuan pendidikan yang menyelenggarakan dengan sistem online saja ketetapan usia 7-12 tahun itu berlaku. Pasalnya, di SD dengan PPD manual usia juga diperhitungkan.

Sementara itu, Kabid Monitoring dan Pengembangan Dinas Pendidikan Kota Semarang Nana Storada menyampaikan, ketentuan usia tersebut sudah menjadi aturan dalam Perwal No 15 tahun 2012 tentang penyelenggaraan PPD. Usia tersebut memang sesuai dengan ketentuan wajib belajar sembilan tahun sehingga tidak bisa dilanggar.

( Anggun Puspita / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 11248
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 11900
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 11700
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 13946
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 11318
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER