
JAKARTA, suaramerdeka.com - Menyusul keberangkatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan rombongan ke Autraslia, anggota komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta kepada Presiden untuk menuntaskan persoalan anak warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan di Australia.
"Masih terjadinya pelanggaran terhadap hak-hak anak Indonesia yang ditahan orang-orang dewasa di Australia,” kata TB Hasanudin di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (2/7).
Selain itu, Presiden harus bisa memanfatkan pertemuan dengan Perdana Menteri Australia Julia Gillard untuk membicarakan kepentingan nasional. Misalnya persoalan Papua dan perlintasan perbatasan. "Masalah imigran gelap yang selama ini mulai merepotkan Indonesia dan Australia," imbuh Politikus PDI Perjuangan itu.
Seperti diketahui Presiden dijadwalkan untuk mengikuti pertemuan antara pemimpin negara Indonesia-Australia yang kedua (The 2nd Indonesia-Australia Annual Leaders Meeting) di Darwin hingga 3 Juli 2012.
Dalam kunjungan tersebut, SBY didampingi Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, dan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro.
( MIOL / CN26 )