panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
29 Juni 2012 | 22:37 wib
Kinerja Yaris Dinilai Tidak Ada Gebrakan

 

SALATIGA, suaramerdeka.com - Kinerja Pemerintah Kota Salatiga yang dipimpin Yuliyanto dan Muhammad Haris (Yaris) dinilai tidak menunjukkan kemajuan. Hampir setahun sejak dilantik tanggal 11 Juli 2011, hingga kini tidak ada gebrakan berarti yang mereka lakukan.

Hal tersebut dikemukakan Petrus Yustinus Parito, Jumat (29/6). Ketua DPK Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Salatiga tersebut menunjuk beberapa indikasi. Di antaranya rencana pembangunan Pasar Rejosari, dan Pasar Jetis yang terus bermasalahan. Pembangunan dua pasar tersebut tidak kunjung terlaksana, malah hanya ribut di media.

Kemudian rencana pembangunan taman di Jalan Kartini, serta perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS) di wilayah Argomulyo yang belum dimulai. Padahal anggaran dikatakan telah tersedia. Beberapa rancana pembangunan tersebut telah ramai dibicarakan, namun tidak kunjung dilaksanakan.

"Contohnya JLS sekarang sudah semakin mendekati hari raya. Padahal jalan itu merupakan jalan utama yang dilewati saat lebaran nanti," ujar Parito.

Dikatakan, berbagai permasalahan menunjukkan pemkot tidak mempunyai konsep pembangunan yang baik. Bukan hanya itu, persoalan juga banyak dikeluhkan di tingkat birokrasi. Banyak penempatan pegawai dan pejabat yang tidak sesuai dengan kemampuan mereka. Akibatnya kinerja mereka dalam melayani masyarakat tidak maksimal.

Demikian juga dengan pelayanan perizinan. Parito mengungkapkan, berkaitan dengan masalah perizinan dirinya mempunyai pengalaman yang tidak mengenakkan.  Yakni proses pengajuan izin mendirikan bangunan (IMB) yang tidak juga selesai meski sudah 1,5 bulan.

"Selama waktu itu tidak juga diterbitkan. Kalau ada masalah ada kekurangan seharusnya ada pemberitahuan kurang ini, kurang itu. Ini menunjukkan pelayanan publik yang sangat jelek," katanya.

Dengan kelengkapan sarana dan prasarana seperti sekarang ini, menurutnya masalah perizinan harus lebih baik ketimbang masa terdahulu. Apalagi sebagai kota kecil, perizinan dan segala bentuk investasi harus dipermudah. Parito membandingkan dengan pelayanan di kota sekitar seperti Kabupaten Semarang yang dinilainya lebih baik.

( Wahyu Wijayanto / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
image
02 September 2014 | 08:30 wib
Dibaca: 76
02 September 2014 | 08:21 wib
Dibaca: 107
02 September 2014 | 08:12 wib
Dibaca: 171
02 September 2014 | 08:09 wib
Dibaca: 206
02 September 2014 | 08:03 wib
Dibaca: 204
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER