panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
27 Juni 2012 | 07:32 wib
Keislaman dan Pancasila Tergerus di Era Reformasi

JAKARTA, suaramerdeka.com - Salah satu catatan sejarah di era reformasi adalah tergerusnya wajah keislaman berikut nilai-nilai keindonesiaan dengan semangat Pancasila, yang sejak lama tumbuh kuat di Tanah Air.

Hal itu akibat meluasnya praktik kehidupan serba konsumtif yang sekadar mengedepankan kepuasan individu. Hadirnya fenomena itu jelas mengabaikannya aspek kesadaran sosial dalam mengupayakan kemartabatan hidup masyarakat baik ekonomi maupun politik.

"Terpinggirkannya warna keislaman dan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat terutama dalam corak sosialnya, semata-mata karena merajalelanya budaya kapitalisme di negara ini yang semakin dinikmati oleh para pemimpin dan kelompok menengah atas," jelas Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan di Jakarta, Rabu (27/6).

Dia mengatakan, perdebatan panjang oleh para pemuka bangsa dalam mengharmonikan Islam dan Pancasila demi mengukuhkan persatuan nasional, ternyata semangat historisnya telah dikubur dalam-dalam sekaligus tidak mengemuka ke permukaan selama era reformasi.

"Masyarakat tidak lagi menjadikan prinsip keislaman dan berpancasila sebagai pedoman jati diri bangsa untuk merajut persatuan serta menciptakan keadilan sosial. Hal itu lantaran sepenuhnya dicekoki oleh paham kapitalisme global, sehingga membuatnya terjebak dalam kehidupan yang hedonis, pragmatis, egois/individualistik, dan terlanjur materialistik," ujar kandidat doktor ilmu kesejahteraan sosial Universitas Indonesia itu.

Ia menambahkan, situasi keberadaan bangsa bahkan ditentukan oleh para pemilik modal dan bukan lagi berdasarkan nilai-nilai luhur beragama, termasuk dengan meninggalkan Pancasila yang seharusnya dipertahankan.

( A Adib / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
21 April 2014 | 09:23 wib
Dibaca: 34
21 April 2014 | 09:14 wib
Dibaca: 171
21 April 2014 | 08:47 wib
Dibaca: 277
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER