
PAMERAN BUSANA: Sejumlah model berlenggak-lenggok di atas catwalk dalam "Cultural Heritage of Jateng for Indonesia", di auditorium Unnes, Selasa (26/6). (suaramerdeka.com / Anggun Puspita)
SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 88 karya busana dipamerkan oleh mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), Selasa (26/6) di auditorium kampus Unnes Sekaran Gunungpati. Gelar karya tersebut merupakan hasil kreasi mahasiswa jurusan teknologi jasa dan produksi Fakultas Teknik Unnes.
Berbagai macam kostum dari kain batik yang mengangkat warisan budaya di Jawa Tengah ditampilkan oleh model di atas catwalk. Misalnya saja ikon Kota Semarang yakni Tugu Muda diaplikasikan menjadi sebuah gaun dari batik. Kemudian, tidak hanya bangunan, kekayaan alam seperti tumbuhan Parijoto dari daerah Muria pun bisa menjadi sebuah karya busana yang anggun dan indah.
Selain itu, banyak karya busana lainnya yang mengundang decak kagum penonton yang hadir pada acara tersebut. Pada gelar karya dari mahasiswa angkatan 2009 dan transfer 2011 ini juga memamerkan produk makanan olahan dari Jawa Tengah. Seperti Jamu Jun, Lumpia kreasi dari singkong, Nasi liwet bakar bambu, wedang ronde, dan masih banyak lainnya.
Ketua Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi Fakultas Teknik Unnes Dra Wahyuningsih MPd mengatakan, kegiatan yang mengangkat tema "Cultural Heritage of Jateng for Indonesia" ini merupakan bentuk partisipasi mahasiswa untuk ikut melestarikan budaya dan produk-produk di Jateng. Apalagi saat ini provinsi ini mencanangkan bulan kunjungan Jawa Tengah.
"Maka dari itu kami menampilkan berbagai desain busana dari aneka bahan,khususnya batik dari daerah Jateng. Dan juga kreasi produk makanan berupa sajian makanan pokok dan penutup," ujarnya.
( Anggun Puspita / CN26 / JBSM )