
YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM menjalin kerja sama dengan Korea Transport Safety Authority (Kotsa) Korea Selatan (Korsel) di bidang transportasi. Kerja sama itu diwujudkan dalam bentuk penandatanganan MoU di Kantor Pusat Kotsa, Kota Ansan, Korea Selatan.
Hadir dalam penandatanganan tersebut Ketua LPPM UGM yang juga peneliti Pustral Prof Dr Danang Parikesit serta Direktur Kotsa Korea Selatan Gang Hyun Chul. Menurut Danang, penandatanganan MoU tersebut merupakan salah satu komitmen UGM untuk berperan serta dalam pengembangan sumberdaya manusia Indonesia khususnya dibidang transportasi.
UGM selama ini telah menyelenggarakan berbagai kegiatan pelatihan di dalam maupun di luar negeri bekerja sama dengan berbagai institusi, salah satunya Kotsa. "Kerja sama salah satunya dengan Kotsa. Kotsa ini merupakan institusi pemerintah Korea Selatan setingkat Kementerian yang berwenang atas pengaturan dan keselamatan transportasi darat di Korea Selatan," paparnya di kampus UGM.
Ditambahkan, Kotsa telah memberikan berbagai kemudahan fasilitas bagi para peserta training, antara lain dengan menyediakan dormitory serta meniadakan biaya pelatihan. Dengan penandatanganan MoU tersebut maka kerja sama antara kedua institusi di bidang pengujian kendaraan dan keselamatan transportasi akan terbuka lebar.
Dia menjelaskan, bentuk kerja sama yang dapat dilakukan antara UGM dengan Kotsa di masa mendatang antara lain tentang pendidikan dan pelatihan, penelitian, pengembangan SDM, seminar dan magang. "Banyak fasilitas yang kita peroleh dengan Kotsa seperti training hingga magang tenaga dosen," urainya.
( Bambang Unjianto / CN31 / JBSM )