panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
20 Juni 2012 | 23:16 wib
Pengembangan Bandara Ahmad Yani
Terminal Penumpang Diprediksi Overcapacity Lima Tahun Mendatang

 

Semarang, suaramerdeka.com - Pengembangan bandara internasional Ahmad Yani Semarang di atas lahan seluas 20 hektare kini masih berlangsung. Dengan konsep yang ada, terminal bandara di atas lahan 32.000 meter persegi dinilai akan mampu menampung sebanyak 4,5 juta penumpang/ tahun.

Namun, lokasi terminal itu dikhawatirkan bakal melebihi kapasitas atau overcapacity pada lima tahun ke depan.  Pernyataan itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Jateng Urip Sihabudin usai rapat evaluasi APBD 2011 di ruang Komisi D DPRD Jateng, Rabu (20/6).

"Bila terminal bandara di atas lahan seluas 32.000 meter persegi sudah jadi, maka ini akan bisa menampung 4,5 juta orang/ tahun. Jika perhitungannya setiap tahun tumbuh 20 persen, maka lima sampai tujuh tahun mendatang, terminaal bandara bisa over," katanya.

Menurut dia, masih ada lahan di sebelah utara bandara baru yang bisa digunakan. Tanah itu milik TNI AD, maka harus dialokasikan dana untuk pembebasan lahan tersebut. Karenanya, desain pengembangan bandara yang ada sekarang ini harus menyambung atau berkesinambungan dengan persepsi menambah luasan lahan lagi.

Artinya, pembangunan disarankan menyambung sedikit demi sedikit dari bangunan lama. Tak perlu membuat bangunan baru, namun cukup menyambung yang sudah ada.  Urip menjelaskan, pengembangan bandara Ahmad Yani meliputi apron (pelataran pesawat), jalan akses masuk, dan terminal penumpang.

Adapun, biaya yang dialokasikan untuk apron sebesar Rp 140 miliar, pembangunan jalan akses masuk Rp 115 miliar, dan terminal penumpang Rp 470 miliar. "Kementerian Perhubungan baru sekarang mengeluarkan dana sebesar itu, konsep baru ini menjadikan apron bisa untuk menampung 10 pesawat besar. Untuk bandara lama yang kini digunakan hanya bisa menampung lima pesawat," ungkapnya.

Pihaknya menegaskan, terminal bandara lama ini hanya bisa menampung kisaran 2 juta penumpang/ tahun. Jika bandara baru sudah selesai dibangun, maka lokasi lama penggunaannya akan dibahas antara PT Angkasa Pura dan TNI AD.

Hingga kini, pembangunan itu memasuki tahapan konsolidasi lahan di bagian apron dan landasan pacu (runway). Konsolidasi lahan itu dilakukan dengan pemasangan 4,3 juta Prefabricated Vertical Drain (PVD) guna menaikkan atau mengeluarkan air dari bawah.

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi D DPRD Jateng Gatyt Sari Cotijah mengatakan, grand desain pembangunan bandara Ahmad Yani juga harus bisa disesuaikan dengan prediksi pertumbuhan Kota Semarang. Sebab, tingkat kepadatan dan frekuensi lalu lintas penerbangan tentu akan bertambah.

( Royce Wijaya / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 13095
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 13825
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 13602
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 15983
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 13168
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER