
GETASAN, suaramerdeka.com - Sebanyak sembilan warga di empat kecamatan yang mengalami musibah kebakaran dan tanah longsor mendapat bantuan dari Pemkab Semarang dan PMI Kabupaten Semarang.
Bantuan berupa beras 15 kilogram dan aneka kebutuhan sehari-hari diserahkan oleh Bupati Mundjirin secara maraton di Kecamatan Ungaran Barat, Jambu, Getasan dan Bandungan, Kamis (14/6).
Ikut mendampingi penyerahan bantuan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pudji Hutomo, Ketua PMI Kabupaten Semarang Hj Bintang Narsasi Mundjirin serta pejabat terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati meminta warga yang menjadi korban bencana untuk tetap tabah. Sebab bencana yang dialami merupakan peringatan dari Tuhan Yang Maha Esa agar lebih baik lagi dalam menjalani kehidupan. "Jadikan peringatan berupa bencana ini sebagai ujian bagi kita semua untuk memperbaiki tingkah laku dan waspada dalam segala hal," kata Bupati.
Kepala BPBD Pudji Hutomo menjelaskan, hingga semester pertama 2012 tercatat ada 59 laporan bencana yang masuk. Diantaranya kebakaran, tanah longsor, dan angin puting beliung. Menurtnya, saat ini Pemkab Semarang telah memiliki tiga unit mobil damkar yang ditempatkan di Ungaran sebanyak dua unit dan satu unit di Ambarawa.
"Dalam rangka mengantisipasi bencana kebakaran, kita akan mengusulkan penambahan unit mobil damkar berikut personilnya. Unit ini direncanakan ditempatkan di Tengaran agar menjangkau wilayah selatan," jelasnya.
Menurut Pudji Hutomo, dana tak terduga bantuan bencana 2012 senilai Rp 1 miliar diperkirakan tidak akan mencukupi untuk kebutuhan selama satu tahun. Untuk itu, pihaknya berencana mengajukan tambahan anggaran Rp 500 juta di perubahan APBD 2012. "Tambahan dana itu juga sebagai antisipasi terjadinya bencana pada semester kedua tahun ini," tambahnya.
( Ranin Agung / CN34 / JBSM )