
KUDUS, suaramerdeka.com - Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Jawa Tengah diminta mendata lulusannya yang baru lulus Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2011/2012 yang berhasil masuk di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit seperti UGM, Undip, UI, Unair, ITB, dan IPB dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Hal itu dikemukakan Kepala Bidang (Kabid) Madrasah dan Pendidikan Agama Islam (Mapenda) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jateng Drs Jamun Efendi MPdI di sela-sela sesialisasi teknis penulisan ijazah dan SKHUAMBN tahun pelajaran 2011/2012 di aula MAN 2 Kudus, belum lama ini.
"Kami minta sekolah yang siswanya diterima di perguruan tinggi favorit melaporkan ke Kanwil Kemenag. Laporan tersebut akan kami jadikan sebagai bahan evaluasi terhadap hasil pembelajaran yang telah berjalan," ujarnya.
Jamun menambahkan, pihak Kanwil Kemenag Jateng bertekad melakukan perbaikan-perbaikan pembelajaran, sehingga lulusan (out put) yang dihasilkan lebih baik dari waktu ke waktu. Tekad tersebut ditambah dengan digulirkannya Panca Prestasi Madrasah oleh Menteri Agama pada 29 Mei lalu.
Yakni meliputi akhlaqul karimah, prestasi akademik, pretasi bahasa, mahir di bidang teknologi informasi (IT), serta prestasi olahraga dan seni.
"Kami mendorong madrasah-madrasah meningkatkan mutu pembelajarannya, agar menghasilkan lulusan yang berkualitas. Ini sekaligus untuk menepis adanya anggapan bahwa madrasah hanyalah lembaga pendidikan kelas dua," tegas Jamun.
( Rosidi / CN26 / JBSM )