
SOLO, suaramerdeka.com - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Surakarta telah menerima blangko ijazah SMP dan SMA sejumlah 17.088 lembar. Jumlah itu sesuai dengan jumlah siswa yang ikut dalam ujian nasional (UN). Sayangnya, balngko cadangan sangat minim, yakni sejumlah 175 lembar.
Ketua UN Surakarta, Bambang Wahyono, mengatakan blangko tesebut diterima oleh Dikpora pada pertengahan pekan ini. Rinciannya, 1.305 lembar blangko untuk jenjang SMP dan 5.783 lembar untuk jenjang SMA.
Jumlah blangko cadangan diambilkan dari jatah siswa yang ikut UN namun tidak lulus. Untuk SMP ada 164 lembar dan SMA ada 11 lembar. "Karena cadangan blangklo ijazah sangat minim, maka petugas sekolah yang menulis harus berhati-hati. Usahakan jangan sampai salah," kaat Bambang saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/6).
Jika nantinya tetap ada kesalahan dalam penulisan ijazah, maka petugas penulis ijazah segera melapor pada kepala sekolah. Selanjutnya, kepala sekolah membuat surat pernyataan adanya kesalahan dan menyerahkannya pada Dikpora.
Surat itu dilengkapi dengan buktu blangko ijazah yang salah tulis. Sekolah kemudian memperoleh blangko cadangan sesuai dengan jumlah kerusakan. Sementara bukti kerusakan akan dikembalikan ke Dinas Pendidikan Provinsi.
( Hanung Soekendro / CN33 / JBSM )