
SEMARANG, suaramerdeka.com - Hasil nilai ujian nasional (UN) jenjang SMP/MTs untuk mata pelajaran bahasa Inggris di Kota Semarang tahun ini jeblok atau rata-ratanya lebih rendah dibanding mapel lainnya. Kondisi ini berlaku tidak hanya pada satuan pendidikan reguler saja, tetapi juga rintisan sekolah bertaraf internasional yang menggunakan bahasa Inggris dalam pembelajaran sehari-hari.
Rata-rata nilai UN di Kota Semarang dari 205 satuan pendidikan SMP dan MTs untuk empat mata pelajaran diantaranya, Bahasa Indonesia (8,09), Bahasa Inggris (6,52), Matematika (7,29), dan Ilmu Pengetahuan Alam (7,66). Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa mapel Bahasa Inggris rata-ratanya lebih rendah dibandingkan tiga mapel lainnya.
Sekretaris Penyelenggara UN Kota Semarang, Sutarto mengatakan, jika tahun lalu hasil UN dengan nilai terendah adalah Bahasa Indonesia, tahun ini Bahasa Inggris yang rata-ratanya lebih rendah dibandingkan nilai mapel lainnya.
"Saat kunjungan pada pelaksanaan UN SMP beberapa waktu lalu, siswa memang mengaku bahwa soal-soal bahasa Inggris lebih sulit dibandingkan soal mapel Bahasa Indonesia, Matematika, ataupun IPA. Pada pengumuman hari ini ternyata setelah dievaluasi nilai Bahasa Inggris memang lebih rendah, dan itu terjadi hampir di semua sekolah baik reguler ataupun RSBI, negeri maupun swasta," jelasnya saat ditemui, Senin (4/6) di kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang.
( Anggun Puspita / CN32 / JBSM )