panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 Juni 2012 | 21:32 wib
Suporter PSIS Diserang, Tiga Luka

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Ratusan suporter PSIS Semarang diserang orang tak dikenal dalam perjalanan sepulang dari Stadion Manahan, Solo, Minggu (3/6) petang. Mereka dilempari batu hingga tiga di antaranya mengalami luka.

Aksi penyerangan terjadi di ruas jalan raya Solo-Semarang, tepatnya di Ngangkruk, Kecamatan Banyudono, Minggu (3/6) pukul 19.00. Saat itu, rombongan beriringan dengan menggunakan dua buah bus, dua truk dan puluhan sepeda motor.

Penyerangan memanfaatkan kekosongan petugas yang melakukan pengawalan sejak keluar dari stadion. Beruntung, jajaran  Polres Boyolali segera memberikan pertolongan dan mengawal rombongan masuk ke Mapolres Boyolali.

Akibat penyerangan, tiga supporter terluka. Mereka yakni, Zaenudin yang mengalami luka di bahu kanan akibat terkena lemparan batu. Temannya, Murohmad luka di punggung. Sedang yang parah adalah Nuri. Kaki kanannya terluka terkena lemparan batu. Bahkan, lemparan batu persis mengenai pen yang ada dalam kakinya yang pernah dioperasi.

Menurut Mulyadi (50) kru bus Zentrum K-1688-DE, busnya disewa para supporter untuk mendukung PSIS yang bertanding melawan Persis Solo. Saat pertandingan, dia dan sopir, Hartono (40) warga Purwodadi, sengaja memarkir bus di Asrama Haji, Donohudan. Tujuannya, agar bus aman dari kemungkinan niat jahat seseorang.

Setelah pertandingan usai dan dinyatakan aman, dia diminta segera merapat ke Stadion Manahan. Selanjutnya, dengan pengawalan petugas, rombongan langsung bertolak kembali ke Semarang.

Saat melintas di Ngangkruk itulah, terjadi penyerangan yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal. Busnya dilempari batu sehingga kacanya pecah.

Kondisi yang sama menimpa bus Sumber Bakti H-1608-BA dan dua truk serta puluhan rombongan supporter PSIS yang naik motor. "Kami tak tahu, tiba-tiba langsung diserang. Penyerangan terjadi setelah petugas pengawal dari Solo kembali," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Boyolali AKBP Hastho Raharjo dalam pengarahannya kepada para suporter meminta agar mereka tenang. Petugas kemudian mengawal seluruh suporter kembali ke Semarang. "Kami akan kawal hingga Semarang, silahkan semua naik ke dalam bus dan truk tadi. Khusus untuk motor, biar diamankan di sini terlebih dahulu. Besok silahkan diambil," jelasnya.

( Joko Murdowo / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 3626
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 3926
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 3776
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 4890
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 3611
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:15 wib
05 September 2014 | 23:45 wib
05 September 2014 | 23:30 wib
02 September 2014 | 12:53 wib
FOOTER