panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
22 Mei 2012 | 20:14 wib
Kemendag Yakin Tidak Ada Kebocoran Gula Rafinasi


JAKARTA, suaramerdeka.com -
Kementerian Perdagangan meyakini tidak ada gula rafinasi yang bocor ke pasar umum. Hal ini didasari atas audit yang ketat terhadap perusahaan yang memegang izin impor gula untuk industri tersebut.

"Saya yakin seratus persen kalau tidak ada gula rafinasi yang bocor," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Gunaryo usai menjadi pembicara dalam dialog tentang Pasar Tradisional di Kementerian Perdagangan, Selasa (22/5).

Gunaryo menambahkan, selain melakukan audit yang ketat, pihaknya juga akan mewajibkan pengiriman gula rafinasi ke daerah menggunakan surat jalan. Nantinya, surat jalan tersebut akan masuk menjadi bahan audit.

"Jadi, kita tahu berapa besar gula rafinasi yang dikirim ke mana dan jangan khawatir kalau gula rafinasi itu akan mengalir ke tempat lain," cetusnya.

Dia mencontohkan, jika gula rafinasi yang akan dikirim ke Papua sebanyak 10 ribu ton, gula tersebut dijamin tidak akan jatuh di daerah lain. "Kita akan usahakan langsung sampai ke kabupaten kota yang bersangkutan," tandas Gunaryo.

Adapun gula rafinasi adalah gula yang berasal dari tebu yang sudah dipisahkan dari zat-zat lainnya serta mempunyai kualitas kemurnian tinggi. Dia memaparkan, sampai April 2012 tercatat izin untuk mengimpor gula rafinasi sebanyak 240 ribu ton. "Namun, yang kita kabulkan hanya 182 ton saja," ujarnya.

Dari jumlah itu, lanjutnya, sebagian sudah digiling dan dikirim ke daerah-daerah seluruh indonesia yang bukan merupakan daerah produsen gula. Dia menyatakan pihaknya sudah mengecek ke pasar di daerah, dimana impor ini tidak mengurangi penghasilan petani.

Adapun penetapan Harga Pembelian Petani (HPP) gula tahun ini, tambahnya, sebesar Rp 8.100 per kilogram. Sementara itu, harga hasil lelang di beberapa daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur malah melebihi HPP.

( Kartika Runiasari / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2013 | 06:07 wib
Dibaca: 90
26 Mei 2013 | 05:52 wib
Dibaca: 137
image
26 Mei 2013 | 05:37 wib
Dibaca: 138
26 Mei 2013 | 05:07 wib
Dibaca: 197
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER