
TIBA: Bibit Waluyo tiba di lapangan Simpang Lima Semarang, Minggu (20/5) mendampingi Wamen Perdagangan Bayu Krisna Murti. (suaramerdeka.com / Bambang Isti)
SEMARANG, suaramerdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo sangat mengapresiasi diselenggarakannya "Pameran Produk Dalam Negeri Regional dan Pameran Pangan Nusa 2012", khususnya di Semarang.
"Jika Pak Menteri (Gita Wirjawan-RED) memilih Jateng sebagai tempat diselenggarakannya pameran ini, itu sangat tepat. Karena sebenarnya Jawa Tengah itu tempatnya pangan nusantara," kata Bibit Waluyo saat mendampingi Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisna Murti, meresmikan pameran itu di lapangan Simpang Lima Semarang, Minggu (20/5).
"Lihat saja, di Jawa Tengah ini banyak diversifikasi pangan, sehingga provinsi ini menjadi provinsi avokasi, dengan kualitas ketahanan pangan yang berani diuji nyali, mau kalah atau menang," tantang gubernur.
Di Jawa Tengah, lanjut gubernur, untuk produk pertanian yang ada hanya warna hijau muda atau hijau tua, tidak ada warna lain. Itu menandakan ketahanan pangan di provinsi kekuasaannya itu sangat kuat.
"Saat musim tidak menentu kemarin, produksi pangan di Jateng masih surplus sebesar 2,6 juta ton, yang seharusnya 3 juta ton. Ini sebuah prestasi yang tidak main-main," kata Bibit Waluyo.
Pameran ini diiukti 35 kabuoaten/kota dan 8 provinsi se-Indonesia. Maluku dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi dua provinsi yang paling jauh dan banyak diminati pengunjung di hari pertama.
( Bambang Isti / CN27 )