panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
25 April 2012 | 14:28 wib
Peternak Kambing Sejajar PNS Golongan Dua

NGLUWAR, suaramerdeka.com - Jangan remehkan profesi peternak kambing. Dengan adanya pakan fermentasi dan kandang terpadu, penghasilan seorang peternak kambing bisa setara PNS golongan 2 yakni sekitar Rp 2 jutaan per bulan.

Syaratnya, peternak tersebut memilihara kambing minimal 20 ekor. "Jika memelihara kambing sampai 60 ekor pendapatannya bahkan bisa setara PNS golongan III," ungkap Sutiyo Sukahono, PPL Desa Blongkeng, Kecamatan Ngluwar.

Hal ini disampaikan Sutiyo Sukahono dalam peresmian kandang ternak terpadu Sido Dadi di Dusun Caruban, Desa Blongkeng, Kecamatan Ngluwar, Rabu (25/4). Dikatakan bahwa beternak kambing dan sapi kini sangat prospektif.

Pasalnya, kata dia, kini ditemukan model peternakan modern dengan pakan hasil fermentasi. Dengan cara ini, satu orang peternak bisa memelihara kambing sampai puluhan ekor tanpa kesulitan. Peternak tak perlu setiap hari cari rumput karena pakan fermentasi bisa bertahan sampai satu tahun.

Kepala Desa Blongkeng Yuliyanta mengatakan pengembangan pertanian organik dan peternakan terpadu menjadi program utama yang ia kembangkan untuk mensejahterakan masyarakat. Alasannya, potensi desa sangat terbatas sehingga masyarakat harus kreatif dan bekerja keras.

"Sejak saya terpilih kandang terpadu selalu saya sosialisasikan. Alhamdulillah sebelum jabatan saya selesai, program ini sudah mulai berkembang. Ini akan saya kembangkan di tiap dusun," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Caruban Nur Khozin mengatakan bahwa kandang terpadu ini murni hasil swadaya masyarakat dengan biaya Rp 10.200.000. Dana hasil iuran 24 anggota kelompok ini digunakan untuk sewa lahan, dan pembelian bahan pembuatan kandang.

"Tenaga tidak dihitung karena kandang kami kerjakan gotong royong. Kambing juga milik pribadi peternak. Ada banyak peternak yang bisa iuran tapi belum punya ternaknya. Mohon dinas terkait memikirkannya," kata dia.

Kasi Potensi Wilayah Kecamatan Ngluwar Parsuyati berharap para peternak bekerja keras dan terus mengembangkan usaha budidaya ternak dengan pakan fermentasi. "Ini bisa menjadi percontohan daerah lain," kata dia.

( MH Habib Shaleh / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
28 Juli 2014 | 19:20 wib
Dibaca: 4
28 Juli 2014 | 19:00 wib
Dibaca: 63
28 Juli 2014 | 18:40 wib
Dibaca: 113
28 Juli 2014 | 18:20 wib
Dibaca: 55
28 Juli 2014 | 18:00 wib
Dibaca: 631
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER