
KUDUS, suaramerdeka.com - Bila tidak ada perubahan agenda, perizinan penanaman trembesi sepanjang Pantura Timur mulai dari Tanggungangin (Kudus) hingga Rembang akan diurus pada bulan Juni mendatang. Selanjutnya, pada sekitar bulan September, November atau Desember PT Djarum akan segera memulai penanaman pohon penghijauan di tepi akses jalan Semarang - Surabaya itu.
Salah seorang koordinator Kebun Pembibitan Djarum Hardi Cahyana menyatakan, secara informal pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pengelola Jalan Pantura Timur yang berada di Sidoharjo. Secara prinsip, hal tersebut dapat dilakukan. "Namun begitu, kami perlu mengurus sesuai prosedur yang berlaku," ungkapnya.
Seandainya segala sesuatunya sudah siap, pada akhir tahun ini pula penanaman pohon penghijauan dapat dituntaskan. Vegetasi yang ditanam direncanakan berusia enam bulan dengan ketinggian sekitar dua meter. "Pada usia empat tahun, kawasan tersebut akan lebih teduh," ujarnya.
Mengenai pelibatan beberapa kabupaten yang dilintasi program penghijauan Djarum, tetap akan dilakukan koordinasi. Namun begitu, pihaknya lebih memprioritaskan pengurusan izin kepada pihak yang mempunyai kewenangan terhadap ruas jalan itu. "Kami akan melibatkan pemerintah setempat untuk dapat secara bersama-sama merawat dan menjaganya," imbuhnya.
Hanya saja, semua itu tidak akan dilakukan melalui kegiatan seremonial sebelum vegetasi peneduh benar-benar berdiri. Pengenalan kepada masyarakat di sekitar lokasi penghijauan akan dilakukan dengan memperlihatkan kondisi vegetasi yang sudah ditanam.
Semua itu perlu dilakukan karena bagaimanapun yang merasakan manfaatnya pada masa mendatang juga masyarkat sendiri. Melalui program tersebut, pihaknya berharap agar akses Pantura Timur dapat lebih teduh pada masa mendatang. Meskipun begitu, penghijauan tidak akan mengganggu vegetasi yang sudah ditanam sebelumnya.
( Anton WH / CN26 / JBSM )