panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 April 2012 | 15:48 wib
Gadis Lulusan SMP Diperkosa Ayah Angkat Hingga Hamil

BREBES, suaramerdeka.com - Nasib tragis menimpa Sr (16), warga Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. Gadis yang hanya lulus SMP itu kini hamil 8 bulan, akibat diperkosa ayah angkatnya, Karga bin Carkiyah (48). Korban yang anak yatim itu dipaksa memenuhi nafsu ayah angkatnya di bawah ancaman akan dibunuh.

Kasus pemerkosaan anak di bawah umur tersebut kini tengah di tangani jajaran Polres Brebes. Korban didampingi beberapa keluargannya, Senin (2/4), dimintai kesaksian oleh tim Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Brebes. Meski ditutup dengan jaket jean, tetapi perut korban terlihat sudah membesar karena kehamilannya tersebut.

Sr (16), di depan penyidik menuturkan, ia menjadi anak angkat pelaku sejak umur 8 bulan. Itu karena ibunya meninggal dunia dan ayahnya pergi entah kemana. Awalnya, kehidupan berjalan normal. Namun, sejak kelas 4 SD, dirinya dipaksa bersetubuh dengan pelaku hingga awal Desember lalu.

Pelaku yang bekerja sebagai petani itu selalu mengancam akan membunuh dan membakar buku sekolah korban, jika tidak mau memenuhi hasrat bejatnya. Akibat ancaman itu, dirinya tak bisa berdaya. "Kalau tidak mau, saya diancam akan dibunuh. Selain itu, buku pelajaran saya akan dibakar," tutur korban.

Menurut dia, selama ini ia hanya tinggal bersama pelaku. Istri pelaku tidak di rumah, karena bekerja menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi. Ibu angkatnya itu sudah 11 tahun bekerja sebagai TKW. Sedangkan, kakak angkatnya juga tidak tinggal di rumahnya, tetapi bekerja di luar kota.

"Hampir setiap minggu saya dipaksa memenuhi nafsu bejad pelaku. Perbuatan itu kadang dilakukan di kamar pelaku atau di kamar saya. Saya ndak bisa berbuat apa-apa, mau melawan takut di bunuh," akunya.

Kasus itu terbongkar ketika korban disuruh pelaku bekerja di Jakarta menjadi pelayan Warteg. Pemilik warteg mengembalikan korban karena diketahui hamil. Kasus itu kemudian diketahui kakak angkat korban Kamal (26) yang tidak lain anak kandung pelaku. Bahkan, anak kandung pelaku sendiri yang melaporkan ke polisi.

( Bayu Setyawan / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
03 September 2014 | 02:26 wib
Dibaca: 121
03 September 2014 | 02:12 wib
Dibaca: 142
03 September 2014 | 01:57 wib
Dibaca: 176
03 September 2014 | 01:41 wib
Dibaca: 313
03 September 2014 | 01:27 wib
Dibaca: 326
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER